Brimob Dikerahkan Usai Ledakan di Pasar Cimanggis, 50 Personel Turun

Ledakan di Pasar Cimanggis memicu pengerahan 50 personel Brimob untuk evakuasi dan sterilisasi. Penyebab insiden masih ditelusuri oleh petugas.

Rifqy Alief Abiyya
Oleh Rifqy Alief Abiyya - Reporter
Brimob Dikerahkan Usai Ledakan di Pasar Cimanggis, 50 Personel Turun
Brimob hingga Gegana Dikerahkan ke Pasar Cimanggis Tangsel.

Ledakan terjadi di sebuah pertokoan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026). Pasukan Brimob dikerahkan untuk membantu evakuasi korban dan mensterilkan tempat kejadian perkara (TKP).

Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya dikerahkan. Mereka terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan fokus awal personel adalah memberikan pertolongan sekaligus memastikan area kejadian aman bagi masyarakat dan petugas yang melakukan penanganan.

"Personel langsung bergerak membantu evakuasi, melakukan sterilisasi, pencarian di area terdampak, serta mengamankan perimeter. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi," ujar Henik dalam keterangannya Rabu (14/10/2026).

Personel SAR Brimob bersama Polres Tangerang Selatan masih melakukan evakuasi, membersihkan area terdampak, serta memeriksa bagian bangunan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Sementara itu, Unit Komposit Gegana mensterilkan area kejadian, sementara patroli Brimob menjaga perimeter untuk mendukung proses olah TKP dan penanganan di lapangan.

Awal Dugaan: Tabung Elpiji Jadi Fokus Pemeriksaan di Pasar Cimanggis

Henik mengatakan, berdasarkan informasi awal, ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji. Namun, petugas masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.

"Informasi awal menyebut ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji, namun penyebab pasti masih didalami oleh petugas," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan penanganan insiden tersebut mengutamakan keselamatan masyarakat dan pemeriksaan berdasarkan fakta di lapangan.

"Polisi hadir untuk memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat terlindungi. Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja," jelas Budi.

Rekomendasi