Irjen Iqbal: Kalau Polisi di Riau Tidak Netral, Laporkan & Pasti Ditindak

Propam Polda Riau juga mewanti-wanti agar anggota polisi tidak berfoto dengan pose jari telunjuk yang menunjukkan angka.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Irjen Iqbal: Kalau Polisi di Riau Tidak Netral, Laporkan & Pasti Ditindak
Tak Main-Main, Jenderal Bintang Dua Ini Beri Pesan Tegas ke Ratusan Bintara (© 2023 merdeka.com)

Irjen Iqbal: Kalau Polisi di Riau Tidak Netral, Laporkan & Pasti Ditindak

Propam Polda Riau juga mewanti-wanti agar anggota polisi tidak berfoto dengan pose jari telunjuk yang menunjukkan angka.

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal mewanti-wanti belasan ribu anak buahnya untuk bersikap netral pada Pemilu 2024. Masyarakat diminta melapor jika kedapatan melakukan pelanggaran dan dipastikan akan ditindka tegas.


"Semua masyarakat, kalau ada polisi di Riau tidak netral, laporkan ke kami. Pasti ditindak tegas," ujar Iqbal saat dikonfirmasi merdeka.com Jumat (22/12).

Iqbal menegaskan, netralitas di Pemilu 2024 merupakan harga mati. Hal itu buka sekadar janji.


"Tidak perlu kita janji-janjikan soal netralitas, tetapi kita lihat saja," tegas ketua Alumni Akpol 1991 itu.

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Irjen Iqbal juga meminta semua anak buahnya mematuhi buku saku berisi aturan hingga sanksi jika ada anggota yang tidak netral di Pemilu 2024. Buku itu diharapkan menjadi pegangan untuk semua personel.

Terpisah, Kabid Propam Polda Riau Kombes Edwin Louis Sengka mengatakan buku saku dibagikan kepada semua polisi di Riau.


"ASN Polri, Bhayangkari, juga ada diatur dalam buku itu. Aturan itu dibuat agar menghindari pelanggaran karena masih tetap bagian keluarga besar Polri," kata Edwin.

Propam Polda Riau juga mewanti-wanti agar anggota polisi tidak berfoto dengan pose jari telunjuk yang menunjukkan angka. Apalagi selama ini ada anggota Polri berpose dengan angka sesuai angkatan di kepolisian.


"Soal pose berfoto untuk anggota Polri dan ASN Polri. Jangan lagi berpose jari telunjuk angkatan selama Pemilu. Ada aturan yang boleh dan tidak boleh, semua ada dalam buku saku," tegas Alumni Akpol tahun 2000 itu.

Rekomendasi