Banyak Kendaraan Dinas Masih Pakai BBM Bersubsidi

Uji emisi dilakukan untuk mendukung upaya menekan polusi udara.

Rasyid Ali
Oleh Rasyid Ali - Reporter
Banyak Kendaraan Dinas Masih Pakai BBM Bersubsidi
Banyak Kendaraan Dinas Masih Pakai BBM Bersubsidi (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menggelar uji emisi untuk ribuan kendaraan plat merah di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (6/9). Iwan pun mendapati banyak kendaraan dinas menggunakan bahan bakar bersubsidi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bupati Bogor Iwan Setiawan menjelaskan, uji emisi ini menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 2 tahun 2023, untuk memastikan kesehatan kendaraan milik pemerintah demi menekan pencemaran akibat kendaraan yang sudah tidak layak dan tidak ramah lingkungan

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Langkah awal kita cek semua kendaraan milik pemda. Kalai ada tidak lolos uji emisi maka jangan digunakan lagi atau diperbaiki dulu. Ke depannya, kita juga akan cek pabrik-pabrik di Kabupaten Bogor," kata Iwan Setiawan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Iwan juga mengingatkan pegawai Pemkab Bogor yang menggunakan kendaraan dinas agar tidak mengganti plat nomor kendaraannya menjadi warna hitam untuk bisa membeli bahan bakar bersubsidi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Banyak yang tidak lolos uji emisi ternyata bahan bakarnya pakai pertalite (subsidi). Saya wajibkan kendaraan dinas itu pakai pertamax (non-subsidi). Jadi gas buangnya buruk. Jadi jangan pakai pertalite harus pertamax. Subsidi hanya untuk rakyat," tegas Iwan Setiawan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kata Iwan beberapa jenis kendaraan plat merah dapat membeli BBM bersubsidi, seperti truk pengangkut sampah dan ambulans, atau kendaraan yang memiliki mobilitas lebih tinggi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kalau kendaraan operasional untuk kepala dinas, kepala bidang atau sekretaris atau mobil dinas staf ya jangan pakai pertalite. Memang bayar sendiri tapi kan sudah masuk dalam tunjangan. Kalau ada penugasan juga kan bisa reimburse," kata Iwan.

Rekomendasi