Tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengangkut sebanyak 286 meter kubik sampah. Kegiatan pembersihan masif ini berlangsung di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kencana, tepatnya di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono RW 08, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Aksi ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Aksi kerja bakti ini merupakan wujud nyata sinergi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi warga Jakarta Utara. Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya hidup sehari-hari. Ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan konkret.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong gerakan nasional untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman di seluruh Indonesia. Pemerintah Kota Jakarta Utara berkomitmen penuh untuk menata ruang publik agar layak dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Mereka berupaya keras demi kenyamanan warga.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Kuat untuk Lingkungan Bersih
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pembersihan sampah ini, menekankan pentingnya kolaborasi antarpihak. Ia menyatakan bahwa gerakan ini bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang harus diinternalisasi sebagai budaya kerja dan budaya hidup. Komitmen Pemkot Jakarta Utara sangat jelas, yaitu mewujudkan ruang publik yang tertata rapi dan nyaman bagi warganya.
Hendra berharap agar Jakarta, khususnya wilayah Jakarta Utara, dapat menjadi lebih bersih, asri, dan nyaman untuk seluruh warga. Upaya ini mencerminkan dedikasi pemerintah daerah dalam menanggapi isu kebersihan lingkungan secara proaktif. Sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Advertisement
Operasi Pembersihan Skala Besar dan Harapan Masa Depan
Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup Kecamatan Tanjung Priok, Amir, menjelaskan bahwa kerja bakti ini melibatkan sekitar 500 personel gabungan. Mereka berasal dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Jumlah personel yang besar menunjukkan skala operasi yang signifikan.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 286 meter kubik sampah berhasil diangkut menggunakan 13 unit kendaraan pengangkut sampah. Kegiatan ini dinilai sangat efektif dalam mengatasi penumpukan sampah yang kerap terjadi di bawah kolong tol tersebut. Hasil ini sangat membantu mengurangi potensi masalah lingkungan.
Amir berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan akan terus meningkat seiring dengan upaya pembersihan ini. Pihaknya juga memastikan bahwa jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup akan terus melakukan pembersihan secara rutin dan berkelanjutan di lokasi tersebut. Kunci utama keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tetap berada pada partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews