Sebuah tanggul Sungai Tuntang jebol menyebabkan banjir yang melumpuhkan akses Jalan Raya Semarang-Purwodadi di wilayah Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) pada Senin (16/2) sore.
Sekretaris Desa Tinanding Baku Sujarwo mengatakan berdasarkan data sementara, sebanyak 277 rumah warga dengan total 838 jiwa terdampak banjir. Selain itu, sekitar 30 hektare lahan persawahan juga ikut terendam.
Wilayah yang terdampak meliputi Dusun Rejosari RT 001, RT 002, RT 003, dan RT 004 RW 002, serta Dusun Mlati RT 001 dan RT 002 RW 003. Proses evakuasi warga terdampak saat ini masih berlangsung.
"Saat ini sedang proses evakuasi warga yang terdampak ke tempat pengungsian," kata dia.
Sedangkan warga yang terdampak, terutama lanjut usia dan anak-anak, dievakuasi ke Balai Desa Manggarmas, Kecamatan Godong.
"Ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter," ungkapnya.
Sedangkan untuk titik kerusakan tak jauh dari lokasi yang sama seperti kejadian pada tahun sebelumnya, yakni Selasa 21 Januari 2025. Air yang melimpas ke daratan membuat jalan provinsi itu tak dapat dilalui.
"Kejadian di lokasi sama seperti tahun kemarin," ujarnya.
Advertisement
Perbatasan Kabupaten Grobogan dan Demak
Adapun tanggul yang jebol berada di Dusun Dempel, Desa Pilang Wetan dan Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Jalur provinsi yang lumpuh itu merupakan pembatas wilayah antara Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak.
Advertisement
Ketiga Kali Jebol
"Titik ini tak jauh dari Api Abadi Mrapen," tuturnya.
Peristiwa ini menjadi kejadian ketiga kalinya tanggul Sungai Tuntang jebol. Sebelumnya, kejadian serupa terjadi pada 1998 dan kembali terulang pada 21 Januari 2025.