Persib berhasil mengalahkan Persija dengan skor 1-0, pada laga yang berlangsung di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1). Dengan hasil itu, Persib memuncaki klasemen dan dipastikan menjadi juara pada putaran pertama BRI Liga Super Indonesia.
Atas capaian tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berpesan agar Bobotoh tidak bereuforia secara berlebihan seperti berkonvoi, mengingat liga baru berjalan setengah. Ia menyebut pesan itu telah dia sampaikan sejak beberapa waktu sebelum laga.
“Ya, kan dari sejak pekan lalu saya minta, tidak konvoi. Karak setengah jalan. Lamun pasti juara karak konvoi itu (Baru setengah jalan. Kalau juara baru konvoi),” ujar Farhan kepada wartawan saat dijumpai pasca pertandingan, Minggu (11/1).
Kendati begitu, berdasarkan pantauan, ada perayaan kemenangan Persib dengan menyalakan kembang api hingga flare di flyover Pasupati. Ada ratusan Bobotoh yang berkumpul di jembatan layang tersebut.
Terkait ini, Farhan menyebut bahwa pihaknya bakal melaksanakan patroli. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan situasi di kota Bandung aman dan kondusif.
“Habis ini kita akan patroli keliling untuk memastikan bahwa suasana Bandung kondusif,” ucap dia.
Selama jalannya pertandingan, Farhan menyebut situasi di stadion GBLA sendiri kondusif, begitu juga dengan 264 yang menjadi lokasi nonton bareng (nobar).
Terkait tidak adanya flare yang dinyalakan di dalam stadion, ia pun mengapresiasi Bobotoh dan di sisi lain petugas keamanan.
“Ya, hebat deh. Pokoknya top lah. Terima kasih untuk tim pengamanan, baik dari kepolisian, dari TNI, dan dari mana-mana,” tutur Farhan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. Ia mengungkapkan syukur atas kemenangan Persib dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan jalannya pertandingan yang kondusif.
“Alhamdulillah kita sudah ikuti bersama, pertandingan dimenangkan Persib. Kita menyaksikan tontonan yang bagus, keduanya patuhi aturan. Dan ucapkan terima kasih kedua suporter, panitia, dan semuanya atas kerjasama,” ungkap dia.
Hal ini, menurutnya tidak lepas dari langkah pemerintah daerah yang menggelar titik-titik nobar sehingga dapat mengurangi jumlah pendukung yang datang langsung ke GBLA.
“Sesuai filosofi kita sauyunan jaga lembur. Semua pihak pemprov, pemkab pemkot diadakan nobar dan ada yang kasih hadiah,” ungkap Rudi.
“Ini membantu para suporter tak semua datang ke bdg. Jumlah tiket semua sesuai sehingga penonton yg masuk ke gbla parkiran dan jalan raya kondusif,” imbuhnya.
Rudi menyampaikan saat ini skuad Persija telah dalam perjalanan kembali ke Jakarta. Di sisi lain, dia mengimbau agar Bobotoh tidak melakukan perayaan secara berlebihan.
“Cukup pahami ini euforia rayakan kemenangan. Ada personel di sana untuk imbau jaga keamanan masing-masing. Silakan kami beri waktu rayakan kegembiraan,” ucap dia.