Kepala BNPB Letjen Suharyanto memberikan penjelasan terkait banyaknya kayu besar yang terbawa arus banjir dan longsor. Informasi tersebut didapat dari beredarnya video di masyarakat, yang merekam kayu-kayu besar terbawa arus hingga masuk rumah warga.
Suharyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi di dua desa di Tapanuli Selatan. Menurut Suharyanto, kondisi dua desa tersebut adalah yang paling parah.
"Ada dua desa yang mungkin pernah muncul di video itu, ada kayu-kayu gelondungan besar segala macam itu ya. Ternyata itu di Tapanuli Selatan. Makanya kayu-kayu besar sampai masuk rumah dan segala macam itu. Itu parah ya. Tapi untuk kehidupan masyarakat di luar dua desa ini, sudah relatif pulih," kata Suharyanto.