Sebanyak 1.405 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Madiun melaksanakan kegiatan penanaman Pisang Cavendish. Aksi penghijauan ini dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun, Jawa Timur, pada Kamis, 27 November.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mendukung pengembangan TPA Winongo menjadi piramida taman wisata buah yang produktif. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk menunjukkan kontribusi nyata Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjaga kelestarian lingkungan dan iklim.
Muhammad Mahfud, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun, menjelaskan bahwa penanaman ini adalah tindak lanjut dari arahan Wali Kota Madiun. "Kegiatan ini juga tindak lanjut arahan Wali Kota Madiun agar setiap PPPK paruh waktu yang akan menerima SK diwajibkan membawa dan menanam tanaman produktif," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Transformasi TPA Winongo Melalui Gerakan Penghijauan
Inisiatif penanaman ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Madiun dalam mengubah citra TPA Winongo. Dari lokasi yang identik dengan sampah, TPA ini kini bertransformasi menjadi area yang lebih hijau dan tertata, bahkan berpotensi menjadi destinasi wisata buah.
Menurut Mahfud, jenis tanaman yang dibawa meliputi pohon pisang, rumput gajah mini, rumput jepang, dan serai, dengan penanaman dipusatkan di kawasan TPA Winongo. "Jenis tanaman yang dibawa meliputi pohon pisang, rumput gajah mini, rumput jepang, dan serai," imbuhnya, merujuk pada ketentuan yang telah ditetapkan.
Pemilihan jenis tanaman ini tidak sembarangan, melainkan mengacu pada rekomendasi dari Dinas Pertanian setempat. Tanaman-tanaman tersebut dinilai cocok dengan kondisi tanah di area TPA yang memiliki kandungan residu sampah, sehingga diharapkan dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat.
Advertisement
Teknis pelaksanaan penanaman ini diatur secara cermat oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Kolaborasi antar-perangkat daerah ini menunjukkan keseriusan Pemkot Madiun dalam mewujudkan TPA Winongo sebagai pusat penghijauan dan produktivitas.
Advertisement
Komitmen Lingkungan dan Manfaat Produktif
Penanaman ribuan pohon pisang dan tanaman lainnya ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Madiun untuk memperluas area hijau. "Selain penghijauan, ada tanaman produktif seperti pisang agar kawasan ini semakin bermanfaat," kata Mahfud, menyoroti nilai tambah dari kegiatan ini.
Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan oleh PPPK penuh waktu pada tahap pertama dan kedua, menunjukkan konsistensi dalam upaya penghijauan berkelanjutan. Upaya jangka panjang ini bertujuan agar TPA Winongo dapat bertransformasi menjadi ruang yang ramah lingkungan dan memberikan nilai tambah.
Untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan optimal tanaman, BKPSDM Kota Madiun menjamin adanya kolaborasi antar-perangkat daerah. Dinas Lingkungan Hidup, sebagai penanggung jawab TPA, akan dibantu oleh Dinas Perkim dalam merawat dan memelihara tanaman yang telah ditanam.
Advertisement
Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan program penghijauan di TPA Winongo. Dengan perawatan yang terencana, diharapkan area ini tidak hanya hijau, tetapi juga mampu menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan.
Advertisement
Mengubah Persepsi dan Meningkatkan Pengelolaan Sampah
Muhammad Mahfud berharap bahwa upaya penanaman ini akan secara signifikan mengubah persepsi masyarakat terhadap TPA. "Harapannya, TPA tidak lagi dipandang sebagai tempat yang kotor dan jorok," ujarnya, menekankan perubahan positif yang sedang berlangsung.
Kini, TPA Winongo sudah mulai menunjukkan wajah yang lebih hijau dan tertata, sebuah bukti nyata dari pengelolaan sampah yang terus meningkat di Kota Madiun. "Ini menunjukkan pengelolaan sampah di Kota Madiun terus meningkat dan berlanjut," tambah Mahfud, menggarisbawahi kemajuan yang dicapai.
Penghijauan dan penanaman produktif di TPA Winongo adalah bagian integral dari visi jangka panjang. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya sebatas pembuangan, tetapi juga mencakup upaya rehabilitasi lingkungan dan peningkatan nilai guna lahan.
Advertisement
Dengan adanya Penanaman Pisang PPPK Madiun dan jenis tanaman lainnya, diharapkan TPA Winongo dapat menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang inovatif. Ini adalah langkah maju menuju kota yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews