Tahukah Anda? Ini 4 Jenis Pohon Tahan Angin Jakarta Pilihan Pemprov DKI untuk Keamanan Warga

Pemprov DKI Jakarta mengganti pohon tua berisiko tumbang dengan jenis baru yang lebih kokoh. Simak daftar 4 Pohon Tahan Angin Jakarta pilihan Distamhut DKI yang aman dan cocok untuk perkotaan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Ini 4 Jenis Pohon Tahan Angin Jakarta Pilihan Pemprov DKI untuk Keamanan Warga
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Jakarta Utara menyiagakan Satgas Pohon Tumbang 24 jam penuh. Ketahui bagaimana persiapan mereka menghadapi cuaca ekstrem demi keselamatan warga. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) mengambil langkah proaktif dalam menjaga keselamatan warganya. Mereka secara bertahap mengganti pohon-pohon tua yang dinilai memiliki risiko tumbang tinggi di berbagai lokasi. Kebijakan ini bertujuan utama untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di ibu kota.

Kepala Distamhut DKI Jakarta, Fajar Sauri, menjelaskan alasan di balik keputusan penting ini. Penggantian dilakukan sebagai antisipasi memasuki puncak musim hujan yang seringkali disertai angin kencang. Pohon-pohon baru yang dipilih harus memenuhi kriteria khusus ketahanan terhadap kondisi cuaca ekstrem.

Pohon-pohon pengganti ini memiliki karakteristik akar yang lebih kuat, tajuk ringan, dan mampu menahan terpaan angin kencang. Kriteria tersebut memastikan bahwa pohon-pohon ini tidak mudah tumbang atau rubuh. Langkah ini diharapkan dapat secara signifikan mencegah insiden pohon tumbang yang berpotensi membahayakan jiwa dan harta benda.

Kriteria Pohon Ideal untuk Lingkungan Perkotaan Jakarta

Pemilihan jenis pohon yang tepat sangat krusial di wilayah perkotaan seperti Jakarta, di mana insiden pohon tumbang dapat menyebabkan kerugian materi hingga korban jiwa. Oleh karena itu, Distamhut DKI Jakarta menetapkan kriteria ketat untuk pohon pengganti. Pohon ideal harus memiliki akar yang kuat, tajuk ringan, dan ketahanan tinggi terhadap terpaan angin.

Kriteria tajuk ringan sangat membantu mengurangi hambatan angin pada pohon, sehingga meminimalkan risiko patah cabang atau tumbang. Sementara itu, sistem akar yang kuat, seperti akar tunggang, memungkinkan pohon menancap jauh ke dalam tanah. Hal ini menjadikannya lebih stabil dan tidak mudah rubuh saat diterpa angin kencang, menjadikannya pilihan utama sebagai Pohon Tahan Angin Jakarta.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov DKI untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih aman dan hijau. Dengan memilih jenis pohon yang sesuai, risiko yang ditimbulkan oleh pohon tua atau rapuh dapat diminimalisir secara efektif.

Mengenal 4 Jenis Pohon Tahan Angin Jakarta Rekomendasi Distamhut

Meskipun Fajar Sauri tidak menyebutkan satu jenis pohon spesifik, Distamhut DKI Jakarta merekomendasikan beberapa jenis pohon yang memenuhi kriteria akar kuat, ketahanan terhadap angin, dan cocok sebagai peneduh. Berikut adalah empat jenis pohon yang direkomendasikan sebagai Pohon Tahan Angin Jakarta:

  • Ketapang Kencana (Terminalia mantaly): Pohon ini sangat populer di perkotaan karena memiliki tajuk yang ringan dan daun kecil yang tetap memberikan keteduhan. Pertumbuhannya cepat dan perawatannya relatif minim, serta tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem termasuk angin kencang.
  • Pohon Tanjung (Mimusops elengi): Dikenal memiliki batang dan ranting yang kokoh, menjadikannya sangat tahan saat angin kencang menerpa. Tangkainya yang panjang memiliki daun lebat dan tajuk padat yang ideal sebagai peneduh, namun tidak mudah rontok sehingga aman.
  • Pohon Angsana (Pterocarpus indicus): Pohon ini memiliki tajuk lebar, namun relatif tahan angin dan jarang mengalami patah cabang. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya yang baik dalam mereduksi polusi udara, sehingga sering ditanam di sepanjang jalan dan area perkantoran.
  • Glodokan Tiang (Polyalthia longifolia): Bentuknya menjulang tinggi ke atas menyerupai tiang atau cemara, sehingga memiliki tajuk yang sangat ramping dan ringan. Pohon ini sangat cocok untuk pinggir jalan sempit dan relatif tahan terhadap angin kencang karena bentuknya yang aerodinamis.

Upaya Pemprov DKI dalam Pemantauan dan Pencegahan Risiko

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan keamanan pohon-pohon di ruang publik. Hingga Oktober 2025, sebanyak 62.161 pohon telah dilakukan penopingan rutin di berbagai titik Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lima wilayah kota. Penopingan ini bertujuan untuk mengurangi beban tajuk dan risiko tumbang.

Selain itu, sebanyak 5.722 pohon telah diperiksa kondisi kesehatannya secara menyeluruh. Pemeriksaan ini meliputi aspek perakaran, batang, kemiringan, dan lebar tajuk. Pemantauan lebih intensif dilakukan di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, yang diketahui memiliki banyak pohon tua dan berpotensi tumbang.

Kepala Distamhut DKI, Fajar Sauri, juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras atau angin kencang. Imbauan ini disampaikan menyusul insiden pohon tumbang yang menewaskan dua orang dalam lima hari terakhir. “Kami minta masyarakat lebih waspada. Saat hujan, hindari berteduh atau melintas di bawah pohon tua atau rindang. Lebih baik menunggu di tempat yang aman sampai kondisi reda,” kata Fajar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi