Kepala BGN Tegas Bantah Isu Insentif Rp5 Juta untuk Konten Makan Bergizi Gratis

Ia menegaskan BGN tidak pernah menetapkan kebijakan pemberian insentif tersebut.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Kepala BGN Tegas Bantah Isu Insentif Rp5 Juta untuk Konten Makan Bergizi Gratis
Kegiatan Mitra Dapur SPPG Segi Antara menyiapkan makan bergizi gratis untuk dikirim ke sekolah-sekolah di wi layah Kota Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto) (© 2025 Liputan6.com)

Menanggapi isu pemberian insentif sebesar Rp5 juta bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membuat konten positif tentang Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan kabar tersebut tidak benar. Ia menegaskan BGN tidak pernah menetapkan kebijakan pemberian insentif tersebut.

"Ah, itu bukan ranah saya, karena saya juga tidak mengeluarkan kebijakan itu," kata Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (29/10).

Dia menjelaskan setiap SPPG atau dapur MBG memang diwajibkan untuk membuat media sosial masing-masing. Dadan menuturkan pihaknya hanya meminta agar SPPG lebih aktif dalam mengunggah konten terkait MBG.

"Setiap SPPG itu kan diwajibkan untuk membuat media sosialnya sendiri, dan diminta untuk aktif membuat konten-konten, terutama melaporkan menu minimal menu hari itu yang dimuat, sekaligus juga untuk pengawasan publik. Itu saja," jelas dia.

"Jadi tidak ada hal yang lain. Cuma kita minta untuk lebih aktif saja," sambung Dadan.

Sebelumnya, BGN meluruskan informasi mengenai isu pemberian insentif Rp5 juta bagi dapur MBG yang membuat konten viral.

BGN menegaskan bahwa pernyataan tersebut hanya bersifat candaan untuk memotivasi peserta agar lebih kreatif dalam menyebarkan informasi positif tentang program MBG, bukan kebijakan resmi lembaga.

Rekomendasi