Fakta Menarik: Bupati Situbondo Tegaskan Pemerintah Siap Rehab Ratusan Rumah Korban Gempa Situbondo

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memastikan pemerintah akan merehabilitasi ratusan rumah yang rusak akibat Gempa Situbondo bermagnitudo 5,4, memberikan jaminan kehadiran negara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: Bupati Situbondo Tegaskan Pemerintah Siap Rehab Ratusan Rumah Korban Gempa Situbondo
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memastikan pemerintah akan merehabilitasi ratusan rumah yang rusak akibat Gempa Situbondo bermagnitudo 5,4, memberikan jaminan kehadiran negara. (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menegaskan komitmennya untuk membantu korban bencana gempa bumi. Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo memastikan bahwa pemerintah akan merehabilitasi rumah-rumah warga yang terdampak. Musibah Gempa Situbondo bermagnitudo 5,4 ini terjadi pada Kamis (25/9) dan menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa wilayah.

Kehadiran Bupati Rio bersama Wakil Bupati Ulfiyah di lokasi terdampak, khususnya Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, menjadi bukti nyata perhatian pemerintah. Mereka berinteraksi langsung dengan warga, memberikan dukungan moral, dan jaminan perbaikan. Hal ini bertujuan untuk menenangkan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan parah.

Langkah cepat pemerintah daerah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. Warga diimbau untuk tidak khawatir mengenai biaya perbaikan rumah mereka. Pemkab Situbondo telah menyiapkan anggaran khusus dari Biaya Tak Terduga (BTT) untuk keperluan rehabilitasi ini.

Komitmen Pemerintah Daerah untuk Korban Gempa Situbondo

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, secara langsung mengunjungi warga terdampak Gempa Situbondo di Desa Sumberwaru. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan penguatan dan meyakinkan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. "Sabar ya bu, terpenting ibu selamat dari musibah bencana gempa ini, mengenai rumah yang rusak, jangan khawatir, kami pemerintah akan memperbaikinya," kata Bupati Rio kepada salah seorang korban.

Didampingi Wakil Bupati Ulfiyah, Bupati Rio mendatangi rumah-rumah warga lainnya yang mengalami kerusakan. Desa Sumberwaru menjadi salah satu lokasi paling terdampak akibat guncangan gempa tersebut. Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi penawar kekhawatiran bagi masyarakat yang sedang berduka.

Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk merehabilitasi rumah-rumah warga. Dana ini akan bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT). Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membantu pemulihan pasca-Gempa Situbondo.

Warga terdampak diimbau untuk tidak perlu khawatir mengenai perbaikan rumah mereka. Pemerintah berjanji akan menanggung biaya rehabilitasi. Janji ini disambut baik oleh korban, seperti Ummil Faridah, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah. "Alhamdulillah, kami sudah lega karena pemerintah hadir untuk kami. Terima kasih Mas Bupati Rio dan Wakil Bupati Mbak Ulfiyah," ujarnya.

Dampak Gempa Situbondo dan Respons Warga

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mencatat peningkatan jumlah rumah yang terdampak Gempa Situbondo. Hingga Sabtu pagi, total 118 rumah mengalami kerusakan. Rumah-rumah ini tersebar di empat desa di Kecamatan Banyuputih, yaitu Desa Sumberwaru, Sumberanyar, Sumberejo, dan Desa Wonorejo.

Gempa bumi bermagnitudo 5,4 ini awalnya dilaporkan BMKG dengan magnitudo 5,7 pada Kamis (25/9) pukul 16.04 WIB. Pusat gempa berada 18 kilometer tenggara laut Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, dengan kedalaman 12 kilometer. Meskipun guncangan cukup kuat, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Dampak Gempa Situbondo tidak hanya dirasakan di Situbondo. Guncangan yang sama juga mengakibatkan kerusakan di beberapa wilayah lain. Sejumlah rumah di tiga desa di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Respons positif datang dari warga terdampak. Ummil Faridah, salah satu korban di Desa Sumberwaru, menyampaikan apresiasinya. Ia merasa lega atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah setempat, provinsi, dan pemerintah pusat. Kehadiran pemerintah memberikan kepastian dan harapan bagi para korban bencana.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi