Tahukah Anda? Polres Pasaman Barat Salurkan 60 Ton Beras Murah, Harga Jauh di Bawah Pasar!

Polres Pasaman Barat berhasil menyalurkan 60 ton beras murah kepada masyarakat sejak Agustus 2024, menawarkan harga jauh di bawah pasar untuk stabilisasi pangan. Penasaran detailnya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Polres Pasaman Barat Salurkan 60 Ton Beras Murah, Harga Jauh di Bawah Pasar!
Polres Pasaman Barat berhasil menyalurkan 60 ton beras murah kepada masyarakat sejak Agustus 2024, menawarkan harga jauh di bawah pasar untuk stabilisasi pangan. Penasaran detailnya? (Merdeka.com)

Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah sukses menyalurkan sebanyak 60 ton beras kepada masyarakat setempat. Penyaluran ini dilakukan sebagai bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang bekerja sama dengan Perum Bulog.

Program ini bertujuan utama untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Inisiatif ini telah berlangsung sejak 9 Agustus 2024 dan terus berlanjut hingga saat ini.

Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, menyatakan bahwa penyaluran beras murah ini merupakan komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas ekonomi. Beras disalurkan di 11 kecamatan, menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Upaya Polres Pasaman Barat Stabilkan Harga Pangan

AKBP Agung Tribawanto menjelaskan bahwa harga beras yang ditawarkan jauh lebih murah dari pasaran. Jika di pasar harga lima kilogram beras bisa mencapai Rp70.000, Polres Pasaman Barat menjualnya hanya Rp63.000 per lima kilogram.

Perbedaan harga yang signifikan ini meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi warga Pasaman Barat.

Polres Pasaman Barat menargetkan penyaluran total sekitar 150 ton beras dalam waktu dekat. Target ini menunjukkan komitmen serius dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi seluruh warga.

Mekanisme Penyaluran dan Pengawasan Beras Murah

Penyaluran beras ini tidak hanya melibatkan jajaran Polsek di 11 kecamatan, tetapi juga menggandeng perangkat nagari (desa), tokoh masyarakat, dan pemuda. Kolaborasi ini memastikan distribusi merata hingga ke 90 nagari yang ada.

Kabag Ops Polres Pasaman Barat, Kompol Muzhendra, menekankan pentingnya pengawasan ketat selama proses penyaluran. Pengawasan ini bertujuan mengontrol stabilisasi harga, serta mencegah penimbunan dan pengoplosan beras oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Jika ditemukan adanya praktik permainan harga, penimbunan, atau pengoplosan beras, pihak kepolisian tidak akan segan menindak tegas. Penegakan hukum akan dilakukan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku demi melindungi masyarakat.

Edukasi dan Penegakan Hukum Tegas

Selain penyaluran beras, personel Polres Pasaman Barat juga memanfaatkan momen pasar pangan murah ini untuk melakukan sosialisasi dan edukasi. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Edukasi ini penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ini menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga pembinaan masyarakat.

Langkah proaktif ini menegaskan komitmen Polres Pasaman Barat dalam melayani dan melindungi masyarakat. Dengan harga beras yang terjangkau, diharapkan stabilitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut dapat terus terjaga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi