Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Sulaiman digerebek dalam kamar hotel bersama seorang wanita di Hotel Premiere Kota Pekanbaru. Wanita itu berinisial DR ternyata salah satu kepala bidang (kabid) di Dinas Pendapatan Daerah Pemkab Rohil.
Sebagai informasi Sulaiman menjabat sebagai wakil bupati sejak tahun 2021 dan akan mengakhiri jabatannya pada 2024. Sebelum menjadi wakil bupati, Sulaiman pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pendataan dan Pelayanan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rokan Hilir sejak 2017 -2020.
Kemudian dia bersama Afrizal Sintong mencalonkan diri sebagai kepala daerah Rokan Hilir pada 2020 lalu. Pasangan dengan julukan Aman (Afrizal-Sulaiman) ini memenangkan Pilkada dan menjabat sejak 2021.
Berdasarkan Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sulaiman memiliki harta kekayaan sebesar Rp2,18 miliar. Total harta kekayaan tersebut dilaporkan per 31 Desember 2022.
Harta kekayaan Sulaiman mayoritas dalam bentuk tanah dan bangunan dengan nilai Rp2,17 miliar. Tercatat dia memiliki satu aset tanah dan bangunan di Rokan Hilir senilai Rp1,6 miliar. Sedangkan 7 aset lainnya dalam bentuk tanah di kota yang sama. Semua aset tanah dan bangunan dilaporkan sebagai hasil sendiri.
Advertisement
Juragan Tanah tapi Hanya Punya 2 Sepeda Motor
Sementara itu, Sulaiman tercatat hanya memiliki dua sepeda motor sebagai alat transportasi dan mesin yang dilaporkan ke KPK. Nilainya pun tidak besar karena untuk kedua motor tersebut hanya Rp17 juta.
Di sisi Sulaiman melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp60 juta. Kas dan setara kas tercatat sebesar Rp220,77 juta.
Dia juga melaporkan total utangnya sebesar Rp286,97 juta. Sehingga total harta kekayaannya sebagai Wakil Bupati Rokan Hilir Rp2,18 miliar.