Jalan Desa di Indragiri Hulu Longsor, Pemudik Diminta Waspada saat Melintas

Sepanjang ruas jalan tersebut sedikitnya terdapat lima titik longsor atau abrasi yang membuat sebagian badan jalan amblas ke dalam sungai Indragiri. Saat ini jalan itu telah dilakukan inventarisasi oleh pemerintah dan mengalihkan jalan tersebut.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Jalan Desa di Indragiri Hulu Longsor, Pemudik Diminta Waspada saat Melintas
Longsor di Jalan Penghubung Desa di Indragiri Hulu. Abdullah Sani

Longsor atau abrasi terjadi di ruas jalan penghubung Desa Petalongan dengan Desa Lembah Dusun Gading, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Personel Polsek Pasir Penyu memasang sejumlah rambu-rambu imbauan di lokasi.

"Jalan yang mengalami abrasi tersebut merupakan salah satu akses penghubung antara Japura, Kecamatan Lirik ke wilayah Kecamatan Pasir Penyu," ujar PS Kasubsi Penmas Polres Inhu Aipda Misran kepada merdeka.com Rabu (18/4).

Misran menyebutkan sepanjang ruas jalan tersebut sedikitnya terdapat lima titik longsor atau abrasi yang membuat sebagian badan jalan amblas ke dalam sungai Indragiri. Saat ini jalan itu telah dilakukan inventarisasi oleh pemerintah dan mengalihkan jalan tersebut.

Pada masing-masing titik longsor, badan jalan berupa aspal hanya tersisa sekitar satu meter, sisanya sudah amblas ke dalam sungai. Sehingga badan jalan dan tanah masyarakat sekarang ini menjadi alternatif untuk melintas.

"Jalan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang menghubungkan antara Kecamatan Lirik dengan Pasir Penyu. Khususnya yang berdomisili sepanjang aliran sungai Indragiri," jelas Misran.

Rambu Peringatan Dipasang Polisi

Misran menyampaikan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Inhu telah memasang rambu peringatan dari kedua arah lalu lintas tentang terjadinya jalan longsor akibat abrasi.

Polisi juga melakukan pengamanan jalur jalan oleh polisi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Kemudian mengimbau pengendara terutama roda 4 atau lebih untuk menghindari jalur tersebut. Karena berisiko longsor atau abrasi susulan dan mencegah masyarakat untuk berkerumun di lokasi longsor. Hal itu untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan terjatuh ke bibir sungai," pungkasnya.

Rekomendasi