Jalan Lintas Sumbar-Riau Tertimbun Longsor, Polisi Berlakukan Buka Tutup Searah

Jalan lintas yang menghubungkan Riau dengan Sumatera Barat lumpuh karena tanah longsor di KM 81 Desa Merangin, Kabupaten Kampar, Selasa (20/3) sekitar pukul 03.10 Wib. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, namun timbunan material longsor sempat memutus lalu lintas di jalur itu.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Jalan Lintas Sumbar-Riau Tertimbun Longsor, Polisi Berlakukan Buka Tutup Searah
Polisi mengatur lalu lintas di lokasi longsor. ©2023 Merdeka.com/Abdullah Sani

Jalan lintas yang menghubungkan Riau dengan Sumatera Barat lumpuh karena tanah longsor di KM 81 Desa Merangin, Kabupaten Kampar, Selasa (20/3) sekitar pukul 03.10 Wib. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, namun timbunan material longsor sempat memutus lalu lintas di jalur itu.

"Tanah yang longsor sempat menutupi badan jalan sekitar 3 jam, jalan putus total di KM 81. Ada longsoran tanah dan bebatuan di badan jalan," Wakil Direktur Lalulintas Polda Riau AKBP Donni Eka Syahputra.

Pohon-pohon yang bertumbangan dari tebing juga menutup jalan. Alhasil, pengendara tidak bisa melintas.

Polisi lalu lintas dan instansi terkait langsung turun ke lokasi. "Alhamdulillah saat ini kondisi jalan sudah bisa dilewati. Tapi baru satu arah, kita pakai sistem buka tutup," kata Donni.

Pemerintah setempat mengerahkan alat berat ke lokasi untuk menetralisasi jalanan yang masih tertimbun bebatuan sisa-sisa longsor.

Kepala BPBD Riau Edy Afrizal mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu. Menurutnya, jalan yang sempat putus sudah bisa dilalui pengendara.

"Sudah bisa dilewati, jalurnya bergantian," ucap Edy.

Rekomendasi