Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Muaragembong Bekasi, 1 Orang Meninggal

Jasad korban ditemukan pada Rabu (15/3), sehari setelah perahu nelayan yang ditumpanginya terbalik pada Selasa (14/3).

Enriko
Oleh Enriko - Reporter
Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Muaragembong Bekasi, 1 Orang Meninggal
Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Muaragembong Bekasi. ©2023 Merdeka.com

Lima orang jatuh ke laut setelah perahu nelayan yang ditumpanginya terbalik di perairan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Empat dari mereka berhasil selamat sedangkan seorang penumpang lainnya ditemukan meninggal dunia.

Satu penumpang meninggal dunia bernama Abbad Nailun Nabhan (7). Jasadnya ditemukan pada Rabu (15/3), sehari setelah perahu nelayan yang ditumpanginya terbalik pada Selasa (14/3).

"Korban selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka kemudian kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya," ucap Kepala Kantor SAR Jakarta, Fazzli, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/3).

Dia mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekira pukul 08.00 WIB pada radius sekitar satu kilometer dari titik awal perahu terbalik. Proses pencarian oleh tim gabungan ini dilakukan sejak Selasa malam dengan membagi dua area.

Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian hingga radius satu kilometer. Sedangkan tim kedua, menyisir secara visual melalui jalur darat hingga radius satu kilometer dari lokasi kejadian

"Kami kerahkan personel rescue dari Unit Siaga SAR Bekasi menuju lokasi kejadian untuk merespon kecelakaan kapal tersebut," ujar Fazzli.

Berdasarkan laporan yang diterima, lanjut dia, perahu nelayan yang membawa pemancing itu terbalik saat hendak membawa kembali penumpang ke dermaga di Muaragembong. Perahu tersebut mengalami kecelakaan karena cuaca buruk.

Proses pencarian ini melibatkan puluhan personel gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bekasi, Polsek Muaragembong, Brimob Polri, sejumlah relawan dan nelayan setempat.

Rekomendasi