185 Pengungsi Rohingya Terdampar di Pidie, 30 Lainnya Meninggal dan Dibuang ke Laut

Pengungsi Rohingya yang terdampar di pesisir pantai Gampong Ujong Pie, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, berjumlah 185 orang. Saat tiba di daratan, sebagian dari mereka dalam kondisi lemas.

Alfath Asmunda
Oleh Alfath Asmunda - Reporter
185 Pengungsi Rohingya Terdampar di Pidie, 30 Lainnya Meninggal dan Dibuang ke Laut
Pengungsi Rohingya yang terdampar di Pidie. ©2022 Merdeka.com/Istimewa

Pengungsi Rohingya yang terdampar di pesisir pantai Gampong Ujong Pie, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, berjumlah 185 orang. Saat tiba di daratan, sebagian dari mereka dalam kondisi lemas.

"Informasi dari pengungsi Rohingya itu juga katanya ada sekitar 30 orang dalam kapal yang sudah meninggal dan dicampakkan ke laut," kata Sekretaris Panglima Laot Pidie Marfian kepada merdeka.com, Selasa (27/12).

Marfian mengatakan ratusan pengungsi Rohingya terdampar dalam satu kapal di pesisir pantai Ujong Pie, Senin (26/12) sore. Mereka terdiri dari 83 laki-laki dewasa, 70 wanita dewasa, dan 32 anak-anak.

"Terdampar dengan sendirinya, tak ada nelayan yang menolong. Nelayan di sini tidak melaut karena sedang ada peringatan 18 tahun tsunami. Tiba di pantai banyak yang lemas-lemas dan langsung ditolong masyarakat," jelas Marfian.

Ditampung di Gedung SMP

Dia menjelaskan 185 pengungsi Rohingya itu awalnya ditampung di Meunasah Gampong Pie. Lantaran ruang di sana kecil, saat ini mereka telah dipindahkan ke area SMP 2 Muara Tiga, sekitar 300 meter dari meunasah.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi dan koordinasi lintas sektoral untuk mengatasi masalah pengungsi Rohingya yang kerap terdampar di Aceh.

"Perlu adanya koordinasi lintas sektoral untuk menyelesaikan masalah Rohingya ini, mengingat pendaratan mereka makin sering," ujarnya.

Rekomendasi