Misa Natal di Depok, Jemaat Dilarang Bawa Headset dan Ransel

Jemaat yang ikut dalam ibadah misa natal di Depok harus mengikuti sejumlah aturan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Salah satunya jemaat dilarang membawa tas ransel dan headset.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Misa Natal di Depok, Jemaat Dilarang Bawa Headset dan Ransel
Ilustrasi misa malam Natal. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Jemaat yang ikut dalam ibadah misa natal di Depok harus mengikuti sejumlah aturan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Salah satunya jemaat dilarang membawa tas ransel dan headset.

"Protapnya, jemaat dilarang bawa ransel tas yang besar. Kemudian dilarang membawa headset. Jadi kita mengimbau diupayakan hanya membawa Alkitab saja," kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Sabtu (24/12).

Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Kota Depok telah melakukan pemantauan di sejumlah gereja. Setidaknya ada 167 gereja yang di Kota Depok yang dikawal 1.131 personel gabungan.

"Total gereja di Depok ada 167. Personel dari Polri saja 573. Kalau digabung sekitar 1.130 personel. Untuk BKO ada dari Gegana sekitar puluhan dari Jibom," tandasnya.

Sterilisasi Gereja

Pasukan Gegana melakukan pemeriksaan di area gereja sebelum ibadah dilaksanakan. Tim menyisir area gereja untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan ataupun hal lain yang bisa mengganggu jalannya ibadah.

"Untuk pengamanan, diterjunkan juga personel dari tim Gegana Brimob. Mereka melakukan pengecekan gereja sebelum pelaksanaan misa. Ada alat metal detector. Pengecekan dilakukan secara bertahap. Prosedurnya kita sampaikan sebelum kegiatan Natal kami kumpulkan seluruh pimpinan gereja dan kita sampaikan prosedur yang harus dilakukan," tambahnya.

Hingga sore tadi, ibadah misa Natal di Kota Depok berjalan lancar dan kondusif. "Cukup berjalan dengan baik mudah-mudahan pelaksanaan baik aman," pungkasnya.

Rekomendasi