Proyek revitalisasi selter pedagang kaki lima (PKL) Manahan, Jalan KS Tubun, Solo hampir rampung. Pekerja terlihat hanya menyelesaikan bagian ringan, seperti pemasangan lampu atau saluran air dan lainnya.
Selter yang khusus dibangun untuk sentra kuliner tersebut juga belum dilengkapi bangku atau tempat duduk. Berdasarkan pantauan di lokasi, ukuran petak juga jauh lebih kecil dibanding sebelum dipugar.
"Nanti ada meja kursinya. Di bawah eyup-eyupan (kanopi) itu ada meja kursi. Ada ijo-ijoan dan iyup-iyupan (pohon dan kanopi)," ujar Gibran, Rabu (21/12).
Untuk mengantisipasi masuknya air hujan atau tampias, Gibran menyebut sudah mengantisipasinya. "Ada tenang wae. Konsepnya memang untuk PKL lama," bebernya.
Gibran menambahkan, kembalinya para PKL sudah diatur. Sudah ada jadwal yang mengaturnya agar tidak saling berebut.
"Kalau ada pedagang ya nanti diatur sif pagi, sama sif malamnya," lanjut Gibran.
Advertisement
Sementara itu para pedagang menyambut baik selesainya revitalisasi selter Manahan. Mereka berharap bisa kembali menempati selter tersebut dan berjualan mulai akhir tahun ini atau sebelum tahun baru.
"Pinginnya balik ke yang dulu mas. Karena langganan saya kan tahunya di sana semua," ucap Surati, salah satu pedagang ayam geprek.
Ditambahkan Kepala Disdag Kota Solo, Heru Sunardi, selter Manahan baru bisa ditempati oleh para PKL setelah proses serah terima pengelolaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo. Namun is belum mengetahui pasti kapan rencana tersebut.