Polisi Beberkan Awal Mula Kebocoran Gas CO2 di Cimone Tangerang

Polisi masih menyelidiki dugaan kelalaian kerja dan kesalahan prosedur terkait bocornya gas cair CO2 di gudang distribusi milik PT Gasindo, Jalan Gatot Subroto, Cimone, Karawaci, Kota Tangerang.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Polisi Beberkan Awal Mula Kebocoran Gas CO2 di Cimone Tangerang
Gas CO2 Tutupi Jalan, Warga Cimoene Panik. Instagram

Polisi masih menyelidiki dugaan kelalaian kerja dan kesalahan prosedur terkait bocornya gas cair CO2 di gudang distribusi milik PT Gasindo, Jalan Gatot Subroto, Cimone, Karawaci, Kota Tangerang.

Sebelumnya, akibat gas CO2 yang bocor itu, kepulan asap putih menyelimuti area jalan raya tersebut. Akibatnya lalu lintas pengguna jalan terhambat akibat jarak pandang kendaraan terbatas.

"Saat ini perkaranya sudah ditangani Polsek Karawaci di-backup Sat Reskrim Polres Metro Tangerang," kata Kasie Humas Polres Metro Tangerang, AKP Abdul Jana saat dikonfirmasi, Kamis (7/7).

Jana memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden bocornya gas CO2 tersebut, pihaknya juga telah memintai keterangan dari dua pekerja yang saat itu bertugas di pabrik distribusi gas CO2 itu.

"Saksi yang sudah diperiksa sebanyak dua orang, dari pihak karyawan," lanjutnya.

Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh Kepolisian, kata Jana, peristiwa bocornya gas mengandung CO2 itu bermula ketika seorang pegawai yang merupakan saksi sedang melakukan pengisian CO2 di tabung.

"Kemudian saksi diperintahkan untuk menutup keran, namun saksi satu ini tidak mengetahui keran mana yang harus ditutup, sehingga meminta tolong saksi dua yang juga karyawan perusahaan untuk menutup kran," jelasnya.

Namun pada saat ingin menutup keran, saksi dua salah membuka keran yang berisi liquid CO2 sebanyak 2 ton. sehingga liquid CO2 keluar menimbulkan gumpalan asap di Jalan Gatot Subroto.

Atas kejadian tersebut, kemudian akses lalu lintas jalan menjadi tersendat. Dan baru kembali normal setelah beberapa saat kemudian.

"Dari pemeriksaan awal bahwa liquid CO2 yang bocor ke udara itu tidak berbahaya. Cairan gas CO2 itu biasa digunakan untuk memadamkan api dan juga biasa diisi ke dalam APAR (alat pemadam api ringan)," jelas dia.

Namun begitu, guna memastikan kadar bahaya dan kandungan CO2 yang bocor itu, polisi meminta tim Gegana dan Labfor Polri melakukan penyelidikan.

"Iya untuk memastikan, diperiksa oleh puslabfor dan gegana untuk mengetahui kandungannya," pungkasnya.

Rekomendasi