Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat membawa air dan tanah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kalimantan Timur, Minggu (13/3). Tanah dan air yang dibawa sesuai arahan Presiden Joko Widodo, untuk disatukan bersama seluruh provinsi di Indonesia.
Gubernur membawa tanah dan air yang diambil dari tujuh kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Di terminal VVIP Pemda Provinsi Nusa Tenggara Timur, gubernur membawa tanah dan wakil gubernur membawa air yang telah disimpan di dalam wadah tradisional.
Menggunakan pesawat pribadinya berjenis Legacy Embraer, gubernur bersama rombongan yang termasuk gubernur Nusa Tenggara Barat lepas landas dari bandara El Tari Kupang, menuju ke Kalimantan Timur.
"Air dibawa oleh bapak wakil gubernur, tanah dibawa oleh saya sebagai gubernur bersama dengan gubernur NTB," ucapnya.
Menurut Viktor, semoga tanah dan air yang diambil dari rahim Flobamorata untuk membangun IKN Nusantara, menjadi kekuatan dan kebanggaan Indonesia.
"Doakan kami agar tanah dan air dari rahim Flobamorata menuju Kalimantan Timur untuk membangun Ibu Kota Negara baru kita Nusantara, menjadi kekuatan dan kebanggaan Indonesia," ungkap Viktor.
Sebelumnya, tanah dan air yang dibawa dari tujuh kabupaten telah dilakukan prosesi adat, di depan kantor gubernur Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/3). Tanah dan air itu kemudian disatukan, sementara sisanya akan disimpan di Museum Daerah Nusa Tenggara Timur.
Kabupaten yang didaulat membawa tanah serta air ke IKN Nusantara adalah, Belu, Sabu Raijua, Rote Ndao, Sumba Tengah, Flores Timur, Alor dan Lembata.