Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menggelar demonstrasi menuntut dicabutnya statuta UI terbaru. Tuntutan dicabutnya statuta karena dianggap bertentangan dengan peraturan dan perundangan di atasnya.
Mahasiswa berkumpul di rotunda dengan membawa poster dan berorasi, meminta perwakilan rektorat maupun Majelis Wali Amanat (MWA) UI menemui massa. Massa juga membakar foto Rektor UI Ari Kuncoro.
"Ini adalah puncak dari kemarahan mahasiswa dan dosen yang berbulan-bulan sejak Juli, Agustus dan September sudah berusaha untuk melakukan langkah-langkah sudah mengirimkan surat permohonan penjelasan dan lainnya tapi tidak digubris oleh rektorat dan MWA," kata Ketua BEM UI, Leon Alvinda, Selasa (12/10).
Mereka mengaku kesal karena upaya yang dilakukan beberapa waktu sebelumnya. Pasalnya aspirasi mereka tidak ditanggapi. Jika aksi demo ini juga tidak mendapat respons dari pimpinan UI, maka mereka akan tetap melakukan aksi lanjutan.
"Kita akan terus melakukan aksi-aksi, baik itu di rektorat atau pun gedung gedung kementerian seperti Kemendikbud," tukasnya.
Tuntutan massa, kata Leon sangat sederhana. Mereka meminta agar Statuta UI terbaru dicabut. "Tidak ada kompromi lagi, cabut Statuta UI terbaru," tutupnya.