Pengunjung Meningkat, Kapasitas Tempat Wisata Pantai Anyer Masih Dibatasi 25%

Libur akhir pekan dimanfaatkan wisatawan berlibur ke kawasan wisata pantai Anyer, Banten. Guna mencegah terjadinya kerumunan petugas masih lakukan penyekatan batas maksimal 25% pengunjung sesuai Inmendagri No.38 Tahun 2021 tentang objek wisata.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Pengunjung Meningkat, Kapasitas Tempat Wisata Pantai Anyer Masih Dibatasi 25%
Wisatawan di Pantai Anyer Banten. ©2021 Merdeka.com/iqbal fadil

Libur akhir pekan dimanfaatkan wisatawan berlibur ke kawasan wisata pantai Anyer, Banten. Guna mencegah terjadinya kerumunan petugas masih lakukan penyekatan batas maksimal 25% pengunjung sesuai Inmendagri No.38 Tahun 2021 tentang objek wisata.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menjelaskan penyekatan itu dilakukan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dengan dirikan pos di akses masuk wisata Anyer, tepatnya di sekitar Polsek Ciwandan.

"Polda banten untuk daerah Anyer dan deretan pelabuhan lepas pantai, untuk arus kendaraan di jalan Ciwandan untuk akses ke Pantai Anyer dan Carita kita masih lakukan penyekatan 25 persen," kata Shinto saat dihubungi merdeka.com, Minggu (3/10).

Shinto menjelaskan selain proses penyekatan, petugas juga telah melakukan sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan para wisatawan yang telah berjalan selama 13 hari dan akan berakhir pada hari ke-14, Senin (4/10) besok.

"Tempat wisata juga kita lakukan pengawasan protokol kesehatan, sekaligus sosialisasi. Jadi di pantai-pantai itu personel Sabhara maupun Lalu Lintas melakukan edukasi juga membagikan masker. Ini sudah dilakukan sejak hari ke 13 dan terakhir sampai besok hari ke-14," jelasnya.

Sementara untuk teknis pembatasan kapasitas 25%, kata Shinto, nantinya antara petugas di lokasi wisata dengan pos penyekatan akan saling koordinasi memantau jumlah wisatawan. Apabila telah mencapai batas maksimal 25% petugas di pos penyekatan akan langsung menutup akses jalan.

"Nah sinyalemen untuk mengatakan bahwa kapasitas di dalam lokasi itu penuh atau belum berdasarkan informasi (personel) yang ada di dalam. Sehingga ketika kapasitas sudah lebih 25 persen, maka personel yang ada di penyekatan akan memutarbalikan kendaraan, ke area Jakarta," jelasnya.

"Jadi kalau melihat ada kendaraan yang berindikasi akan ke pantai namun kapasitasnya sudah penuh akan diputar balikan," lanjutnya.

Sebelumnya, Objek wisata Pantai Anyer dan sekitarnya dikabarkan kembali ramai dikunjungi wisatawan. Terutama libur akhir pekan, meskipun masih dalam masa PPKM pandemi Covid-19.

"Sejak akhir Agustus kemarin, Alhamdulillah sudah mulai ramai kembali. Lumayan bisa kembali jualan," kata Salim, salah seorang pedagang mainan di Pantai Anyer, di Serang, Minggu.

Sejumlah rumah makan dan lokasi wisata baik pantai yang terbuka umum maupun hotel-hotel, mulai ramai para pengunjung dari wilayah Banten maupun daerah lain. "Kebanyakan mobil plat B asal Jakarta yang datang, terutama akhir pekan seperti sekarang ini," kata dia.

Salah seorang warga Anyer, Masiti mengatakan, wisatawan mulai ramai sekitar tiga pekan lalu setelah perayaan HUT RI 17 Agustus 2021.

"Kira-kira tiga mingguan lah mulai ramai. Alhamdulillah, mudah-mudahan bisa terus ramai seperti sekarang. Warga di sini juga lumayan bisa jualan lagi," katanya.

Rekomendasi