Kementerian Kesehatan merilis data jumlah testing dan tracing tingkat kabupaten/kota. Hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran secara utuh dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19. Rincian tersebut dapat diakses website https://vaksin.kemkes.go.id/#/sckab.
Data yang disajikan berupa tabel berisi daftar angka capaian testing tracing per kabupaten dalam waktu 7 hari terakhir. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah terus mengupayakan peningkatan testing dan tracing tersebut.
"Data testing dan tracing harus terus ditingkatkan. Kementerian Kesehatan telah membuat data tersebut berdasarkan tingkat kabupaten/kota," katanya di Jakarta, Kamis (26/8).
Dengan dibuatnya data testing dan tracing tersebut diharapkan tingkat kabupaten dapat mempermudah. Sehingga tepat dalam upaya pengendalian Covid-19 di level terkecil.
Diketahui - Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, M Epid mengatakan, positivity rate dan testing rate adalah indikator penting dalam menilai status transmisi atau penularan Covid-19. WHO juga merekomendasikan untuk suatu wilayah mampu melakukan testing minimal 1 orang per 1.000 penduduk per minggu untuk mengukur upaya surveilans yang dilakukan.
“Pekan lalu, seluruh provinsi mampu mencapai testing rate yang ditetapkan. Walaupun begitu dengan kapasitas yang ada, sesuai dengan instruksi, kita mampu dan akan terus menargetkan testing mencapai 400.000 tes per hari,” ujar dr. Nadia.
Dia menambahkan, upaya penemuan kasus dilakukan dengan memprioritaskan populasi yang berisiko tinggi untuk menularkan virus, yaitu pasien dengan kriteria suspek dan juga kontak erat. Pembelajaran yang terjadi di Jawa dan Bali hendaknya menjadi kewaspadaan bagi provinsi-provinsi di luar Jawa dan Bali, terutama karena adanya varian baru.
“Kita berharap dan terus berupaya untuk melokalisasi setiap wilayah yang berpotensi munculnya klaster-klaster dan penularan aktif,” ujarnya.