Sebanyak 31 tenaga kesehatan (nakes) tertular virus corona varian baru asal India. Para nakes tertular dari ABK (Anak Buah Kapal) Filipina.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono menyebut, 54 kasus varian baru Covid-19 ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Cilacap. Di Cilacap, kasus varian baru Covid-19 dibawa anak buah kapal (ABK) Filipina. Kapal tersebut sempat berlabuh di pelabuhan India sebelum masuk ke Cilacap.
"Kami melakukan pemeriksaan skrining genomik (terhadap ABK Filipina), ternyata ada 14 kasus mutasi. 14 Kasus mutasi tersebut ternyata menularkan kepada 31 nakes," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/5).
Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menuturkan, tingkat penularan varian baru Covid-19 sangat tinggi. Berdasarkan analisis terhadap temuan kasus di Cilacap, tingkat penularan atau CT Value varian baru Covid-19 asal India itu mencapai angka 3,35.
"Dari 14 kasus menjadi 49 kasus ini artinya laju penularannya kira-kira 3,35 kali lipat dibandingkan dengan target kita seharusnya laju penularan kurang dari 0,9 atau paling tinggi 1," kata dia.
Sebelumnya, Dante mengatakan pemerintah sudah menemukan 54 kasus varian baru Covid-19 di Indonesia. Varian baru Covid-19 tersebut yakni B117 asal Inggris, B1617 dari India dan B.1.351 asal Afrika Selatan.
Dari total 54 kasus varian baru Covid-19, 35 di antaranya kasus import. Sedangkan 19 kasus varian baru Covid-19 lainnya hasil transmisi lokal.
"Artinya, bahwa sudah ada penyebaran kontaminasi lokal di Indonesia untuk varian of concern yang terjadi secara mutasi," katanya.