Usut Penyebab Kebakaran, Polda Jabar Bawa Potongan Tangki Kilang Balongan ke Jakarta

"Ini yang kita belum tahu ya (rampung), karena proses untuk pemotongan, pengangkutan ke Jakarta, ini butuh waktu. Jadi nanti ketika memang ada informasi terkait hasil labfor tersebut, nanti akan kami sampaikan."

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Usut Penyebab Kebakaran, Polda Jabar Bawa Potongan Tangki Kilang Balongan ke Jakarta
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A. Chaniago. ©2020 Merdeka.com/Aksara Bebey

Polda Jawa Barat memboyong potongan tangki kilang balongan yang terbakar ke Jakarta. Potongan tangki terbakar akan diperiksa di laboratorium untuk menentukan penyebab awal kebakaran.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan Ditreskrimum sudah menggelar perkara pada 16 April lalu hingga surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) sudah diterbitkan

"Penyidik Polda Jabar sedang bekerja, sekarang yang akan dilakukan adalah memotong (bagian) dari tangki yang terbakar itu untuk dibawa ke jakarta untuk diperiksa secara laboratorium," ucap Erdi, Rabu (21/4).

"Ini yang kita belum tahu ya (rampung), karena proses untuk pemotongan, pengangkutan ke Jakarta, ini butuh waktu. Jadi nanti ketika memang ada informasi terkait hasil labfor tersebut, nanti akan kami sampaikan," ia melanjutkan.

Disinggung mengenai beberapa barang bukti yang sebelumnya sudah diambil untuk diteliti, Erdi menyatakan hasil penelitiannya masih belum bisa diketahui. Alasannya, satu barang bukti dengan barang bukti lain sangat berkaitan hingga bisa diketahui penyebab awal hingga terjadi kebakaran.

Berkaitan dengan barang bukti dan alat bukti yang belum kuat, polisi masih belum menetapkan tersangka atas peristiwa ini. Sejauh ini, sudah puluhan orang dimintai keterangan.

"Belum (ada tersangka). Sementara (sudah memeriksa) 52 saksi, nanti kalau memang dibutuhkan keterangan tambahan, ya mungkin bisa saja akan bertambah. Para saksi ini rata-rata pegawai di sana, semuanya, dari pegawai lapangan, middle management, dan high management yang ada di sana," katanya.

Rekomendasi