Tim DVI RS Polri sudah mengidentifikasi sejumlah korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak. Pesawat itu diperkirakan jatuh di sekitar perairan pulau Laki dan pulau Lancang Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.39 WIB.
Ada tiga orang sahabat yang menjadi korban kecelakaan pesawat itu dari sejumlah korban yang sudah teridentifikasi. Mereka adalah Pipit Piyono, Sugeng Effendi dan Yohanes.
"Semua korban laki-laki dan ketiga korban adalah tiga sekawan satu daerah di Desa Toto Makmur, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tubaba," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad dalam keterangannya, Selasa (26/1).
Dia menjelaskan, ketiga orang tersebut mempunyai tujuan yang sama saat ingin terbang ke Pontianak.
"Tiga sekawan akan mengadu nasib ingin bekerja ke Kalbar, mereka bertiga berangkat meninggalkan kampung halamannya sejak Jumat, 8 Januari 2021 dan Sabtu, 9 Januari 2021 mengalami musibah Pesawat Sriwijaya SJ-182, pukul 14.38 Wib di Kepulauan Seribu," jelasnya.
Kemudian, sehari setelah adanya kejadian kecelakaan pesawat tersebut, Tim DVI Polda Lampung mengambil sampel DNA (Antemortem) milik ketiganya pada Minggu (10/1) lalu.
"Pada Senin, 11 Januari 2021 Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Lampung melakukan pendampingan secara Psikologis kepada pihak keluarga," ujarnya.
Jenazah Yohanes dan Sugiono Diterbangkan Rabu
Dengan sudah teridentifikasinya jenazah Yohanes dan Sugiono, nantinya dua jenazah tersebut akan diberangkatkan dari Jakarta ke Lampung dengan menggunakan Pesawat Citilink QG994 dari Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (27/1) besok.
Sedangkan, untuk jenazah Pipit Piyono sudah lebih dulu dimakamkan oleh pihak keluarga. Karena, memang jenazah Pipit sudah lebih dulu teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
"Rencananya take off pukul 06.50 Wib dan tiba 07.20 Wib di Bandara Radin Inten II Natar Lampung Selatan dan akan diterima pihak keluarga di Cargo Bandara Radin Inten. Keluarga akan didampingi Tim Trauma Healing Polda Lampung dan jenazah akan dikawal Ditlantas Polda Lampung, Polres Tubaba, Basarnas dan Jasaraharja," ujar dia.