Demi Penuhi Kebutuhan Hidup, Pemuda di Tangerang Curi Kotak Amal

Pelaku yang datang berdua bersama rekannya itu, mulanya berpura-pura masuk ke dalam toilet Masjid. Namun ketika berada di dalam Masjid, pelaku F kemudian mengambil kotak amal, sedangkan rekannya menunggu di luar masjid.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Demi Penuhi Kebutuhan Hidup, Pemuda di Tangerang Curi Kotak Amal
borgol. shutterstock

Demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, anak remaja berinisial F (16), diamankan warga Cibodas, Kota Tangerang, usai mencuri kotak amal masjid. Pelaku melakukan aksinya bersama seorang rekannya yang diketahui merupakan penjaga masjid.

Saat ini, pelaku yang tinggal bersama ayah kandungnya itu sudah diserahkan pengurus masjid ke Mapolsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang.

"Benar, kejadiannya senin siang kemarin," kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring dikonfirmasi, Selasa (26/1).

Dia menerangkan, aksi pencurian kotak amal tersebut kini sedang didalami polisi. Dari pengakuan anak remaja itu, dirinya nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Pengakuannya untuk makan sehari-hari. Jadi dia tinggal bersama ayah nya yang bekerja sebagai tukang bangunan dan ibunya telah berpisah dan menetap di Bandung," jelasnya.

Dari keterangan Syafiq, warga sekitar Masjid At Taubah, Cibodas, Kota Tangerang, aksi pencurian yang dilakukan F tersebut terjadi pada Senin (25/1) siang.

Pelaku yang datang berdua bersama rekannya itu, mulanya berpura-pura masuk ke dalam toilet Masjid. Namun ketika berada di dalam Masjid, pelaku F kemudian mengambil kotak amal, sedangkan rekannya menunggu di luar masjid.

"Jadi, aksinya terlihat CCTV. Remaja ini berpura-pura masuk ke dalam toilet, tetapi malah mencuri kotak amal," ujar Syafiq.

Setelah F ditangkap, rekannya berhasil kabur. Selain kotak amal, F telah beberapa kali mencuri burung di rumah warga.

Aditya menegaskan, akan memberikan pembinaan terhadap pelaku anak tersebut, agar tidak kembali berbuat pidana.

"Kita bina, karena tidak ada pelapor. Inti kejadian bhabin kamtibmas melihat ada kerumunan warga kemudian di cek, ternyata warga mengamankan pelaku, dari pada dihakimi warga, maka bhabin kamtibmas mengamankan pelaku ke polsek," tutupnya.

Halaman
Rekomendasi