Total 44 Adegan, Polisi Reka Ulang Eksekutor Tembak Korban pakai Senpi Asli

Pelaku yang memegang senpi asli namun dengan peluru hampa langsung membuat lima kali tembakan ke arah korban yang berdiri di depan ruko.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Total 44 Adegan, Polisi Reka Ulang Eksekutor Tembak Korban pakai Senpi Asli
Rekonstruksi penembakan kelapa gading di TKP. ©2020 Merdeka.com

Total reka adegan kasus penembakan bos pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara berjumlah 44. 36 Adegan digelar di Polda Metro Jaya, sedangkan sisanya dilakukan di TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak rekonstruksi yang digelar di TKP, Ruko Royal Gading Square yakni saat eksekutor menghabisi nyawa korban dengan lima kali tembakan.

"Coba peragakan gimana anda menembak korban," kata Calvijndi lokasi, Selasa (25/8).

Pelaku yang memegang senpi asli namun dengan peluru hampa langsung membuat lima kali tembakan ke arah korban yang berdiri di depan ruko.

"Ini peluru hampa jangan kaget," ujar Calvijn memperingati jurnalis dan warga yang berada di sekitar lokasi perkara.

"Dor dor dor dor dor," tembak pelaku lima kali disertai desing peluru hampa.

Dari hasil reka adegan, polisi merinci bahwa ada tiga peran diketahui dari total 12 pelaku. Pertama, mastermind atau penggagas. Kedua, pendukung, dan ketiga eksekutor.

Calvijn merilis, bahwa peran pertama dipegang oleh NL dan MM. Peran kedua, dipegang oleh SY, AJ, S, MR SP, TH, DW, R. Mereka berperan membawa dan mengantar senjata dan mempersiapkan dengan sejumlah rapat.

"Kemudian peran ketiga, eksekutor di lapangan, ada dua orang, pertama DM yang eksekusi korban dengan senjata api lalu RS sebagai joki motor yang memboncengi DM usai melakukan aksi," jelas Jean.

Akibat perbuatan 12 tersangka, polisi menjeratnya dengan pasal berlapis, pasal 340 KUHP, sub pasal 338, dan UU Darurat RO nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama waktu tertentu, maksimal 20 tahun penjara.

Insiden ini memicu perhatian publik, sebab saat kejadian rekaman kamera CCTV di lokasi tersebar ke media sosial dan viral. Terdapat lima kali tembakan terekam dalam video itu, dimana korban tanpa perlawanan langsung meregang nyawa.

Sebelumnya, siasat pembunuhan Sugianto (51) diketahui melalui 34 reka adegan yang dilakukan di Polda Metro Jaya. Sugianto tewas ditembak oleh Orang Tak Kenal (OTK) pada Kamis (13/8) lalu di Royal Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Di tempat ini (Polda Metro Jaya) kita melakukan ada sekitar 34 adegan, karena ada satu tambahan LP yang berbeda dalam hal senjata api yang diancam dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 51," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya.

Dalam agenda pertama pada rekontruksi tersebut, NL selaku otak pembunuhan tersebut meminta kepada R alias MM suami sirihnya untuk dicarikan orang untuk membunuh atau menghilangkan nyawa bosnya itu. Hal ini ia tanyakan saat berada di rumah NL yang berada di Cibubur, Cileungsi, pada Jumat (20/3).

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi