Kehabisan Reagen, Beberapa Laboratorium Pemeriksaan Corona Tutup

Dia mengungkapkan, saat ini sudah ada 37 laboratorium yang aktif beroperasi. Namun, ada beberapa yang tutup.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Kehabisan Reagen, Beberapa Laboratorium Pemeriksaan Corona Tutup
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto. ©2020 Merdeka.com

Puluhan laboratorium yang melakukan pemeriksaan spesimen untuk mendeteksi virus Corona atau Covid-19 tutup. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto

Dia mengungkapkan, saat ini sudah ada 37 laboratorium yang aktif beroperasi. Namun, ada beberapa yang tutup.

"Jumlah laboratorium yang beroperasi ada 37," katanya di BNPB, Jakarta Timur, Selasa (21/4).

Yurianto mengaku, tutupnya laboratorium itu lantaran kehabisan reagen yang dibutuhkan untuk tes mendeteksi melalui Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Namun ia tak menjelaskan secara detail berapa banyak laboratorium yang tutup.

"Beberapa Lab terpaksa harus hentikan aktivitas karena memang reagen belum sampai," ujarnya.

Dia memastikan penutupan tak akan berlangsung lama. Pemerintah berjanji laboratorium yang tutup esok hari telah buka kembali.

"Tapi kami pastikan bahwa besok akan beroperasi keseluruhannya," pungkas Yurianto.

Rekomendasi