Kondisi Candra (12), warga Perum Bumi Indah Pesona Blok DD/21, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Karawang memprihatinkan. Perutnya membesar, badan kurus, bahkan pergelangan tangan dan kakinya terus mengecil.
Candra terpaksa berhenti sekolah di SMP Negeri 2 Kotabaru Karawang setelah satu bulan belajar. Dia malu karena kondisi kesehatannya tersebut.
Orang tua Candra, Supriadi (43) mengaku anak ketiganya mempunyai riwayat tanpa anus sejak lahir dan sempat menjalani operasi saat berusia 3 tahun.
"Sejak lahir punya riwayat tanpa lubang anus dan sudah dua kali operasi," kata Supriadi, Selasa (27/8).
Dia mengatakan selama belajar di SD, Candra sering tidak masuk sekolah karena sakitnya sering kumat. Kondisi kesehatannya semakin memburuk saat Candra masuk SMP.
"Berhenti sekolah di SMP karena minder saat mengikuti belajar di sekolah," katanya.
Karena faktor ekonomi, keluarga memutuskan untuk menghentikan pengobatan Candra. "Saat ini sudah tidak dirawat lagi karena biaya tidak ada, makan sehari-harinya saja susah tak cukup," terangnya.
Dia meminta perhatian pemerintah kepada Candra. Karena selain bantuan kesehatan, keluarga juga tidak terdaftar Program Keluarga Harapan (PKH).
"Berharap pemerintah daerah dapat membantu meringankan beban untuk menyembuhkan penyakit yang diderita," pintanya.