Jelang Pemilu, Polda Metro Bentuk Satgas Nusantara dan Tim Khusus Antipreman

Jelang Pemilu, Polda Metro Bentuk Satgas Nusantara dan Tim Khusus Antipreman. Patroli gabungan tersebut pun melibatkan unsur TNI dan organisasi masyarakat (Ormas) di dalamnya. Nantinya, setiap ormas yang ingin ikut patroli gabungan akan di sortir oleh pihak kepolisian.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Jelang Pemilu, Polda Metro Bentuk Satgas Nusantara dan Tim Khusus Antipreman
Apel gabungan TNI/Polri=. ©2019 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Polisi terus memantau perkembangan keamanan menjelang pemilu serentak 2019 yang jatuh pada Rabu (17/4) mendatang. Salah satu untuk meningkatkan pengamanan, Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nusantara.

"Satgas Nusantara itu berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang humanis, yang kita lakukan dengan masyarakat. Artinya bahwa namanya perbedaan itu wajar, kewajaran itu juga harus kita tindaklanjuti juga sampai ada konflik," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (2/4).

Berita lengkap mengenai Pemilu 2024 bisa dibaca di Liputan6.com

Selain itu, Argo juga menyebutkan, Polda Metro juga telah membentuk Tim Khusus Antipreman (Tekap).

"Ada namanya operasi rutin yang ditingkatkan. Dari operasi rutin, kita membentuk Tekap. Kemarin sudah kita rilis ada beberapa yang tindak pidana dan Subdit Crime juga sudah lakukan banyak penangkapan," katanya.

Lebih lanjut, Argo menambahkan, patroli gabungan tersebut pun melibatkan unsur TNI dan organisasi masyarakat (Ormas) di dalamnya. Nantinya, setiap ormas yang ingin ikut patroli gabungan akan di sortir oleh pihak kepolisian.

"Misalnya ada ormas pun yang mau ikut boleh untuk patroli untuk mengamankan Jakarta ini. Misalnya kirim surat mau ikut boleh. Tetapi nanti juga kita sortir yang bisa siapa saja," pungkas Argo.

Rekomendasi