Enam korban tewas kebakaran rumah di Jalan Merdeka 2, RT 91, Samarinda, Kalimantan Timur, dimakamkan. Para korban dimakamkan sore ini di pemakaman muslimin Jalan KH Damanhuri, setelah sebelumnya disalatkan di Masjid Jami Baabul Jannah, di Jalan Merdeka 2, bersama dengan ratusan orang warga sekitar.
"Jam 4 subuh tadi, saya ke lokasi, dan para korban sudah dievakuasi. Kami sudah lakukan olah TKP awal," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, kepada wartawan.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran dini hari tadi tersebut. Puslabfor diterjunkan ke lokasi. Selain itu, kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 1 miliar. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Timur, ikut membantu proses identifikasi yang dilakukan Polresta Samarinda.
"Untuk melakukan cek jenazah, memastikan identitas," ujar Vendra.
Vendra belum bisa memastikan penyebab kobaran api. "Kami masih praduga, kami gunakan SCI (Scientific Crime Investigation), baik oleh tim DVI dan Puslabfor Surabaya. Penyelidikan komprehensif dari Puslabfor Surabaya," tukas Vendra.
Vendra memastikan timnya terus memeriksa saksi-saksin sampai dengan siang ini. "Kalau dari keterangan saksi-saksi, dugaan awal mula kejadian dari depan rumah (Erhamsyah). Kalau bicara kerugian lebih sari Rp 1 miliar," kata Vendra.
Diketahui, sekitar pukul 02.00 Wita dini hari tadi, kebakaran menghanguskan 3 rumah di Jalan Merdeka 2 RT 91, Samarinda. Rumah yang dihuni Erhamsyah, termasuk Erhamsyah sendiri, meregang nyawa beserta 5 anggota keluarganya.
Kobaran api benar-benar berhasil dipadamkan 2 jam kemudian. Lima korban diantaranya ditemukan di dalam 2 drum berbeda.