Wanita Malaysia diculik lalu disekap di Batam, pelaku utama buron

Seorang wanita asal Malaysia, Ling Ling diculik dari rumahnya di Kulai, Johor, Malaysia pada 21 Februari lalu. Para pelaku lalu membawa kabur lalu meminta tebusan sejumlah uang ke suami Ling Ling.

Didi Syafirdi
Oleh Didi Syafirdi - Reporter
Wanita Malaysia diculik lalu disekap di Batam, pelaku utama buron
Ilustrasi Penculikan. ©2015 Merdeka.com

Seorang wanita asal Malaysia, Ling Ling diculik dari rumahnya di Kulai, Johor, Malaysia pada 21 Februari lalu. Para pelaku membawa kabur lalu meminta tebusan sejumlah uang ke suami Ling Ling.Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) yang menerima laporan kasus ini langsung melakukan penyelidikan. Enam orang pelaku warga Malaysia berhasil diringkus 14 Maret lalu. Dari keterangan para tersangka diketahui jika Ling Ling dibawa ke Indonesia.Polisi Malaysia pun melakukan koordinasi dengan Mabes Polri. Satuan Tugas Bareskrim Polri dipimpin Kombes Herry Heryawan yang kini menjabat sebagai Kapolres Depok. Diketahui Ling Ling dibawa ke Batam via laut dan memakai jalur tikus.Tim bergerak membebaskan Ling Ling yang disekap dalam gubuk di kawasan hutan di Tamiyang, Batuaji, Batam, Minggu (19/3). Enam orang WNI yang terlibat, yakni Puncahyadi, Saleh, Atanassius, Baltasar, David dan Hartadi diamankan."Korban Ling Ling telah disandera selama 3 minggu di sebuah gubuk. Korban berhasil diamankan dalam keadaan selamat," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto, Senin (20/3).Para WNI ini merupakan anak buah Wak Lan, aktor utama penculikan tersebut. Sampai saat ini Wak Lan masih diburu kepolisian Malaysia."Tersangka utama Wak Lan masih berada di Johor, Malaysia, dan tim sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Malaysia untik melakukan penangkapan di Johor, Malaysia," tutur Rikwanto.Ling Ling dengan didampingi anggota Polri dan PDRM sudah dipulangkan ke negaranya. Dia pun sudah dipertemukan dengan suaminya.

Rekomendasi