Massa pendukung nomor 1 demo desak KPU Takalar hentikan rapat pleno

Massa pendukung nomor 1 demo desak KPU Takalar hentikan rapat pleno. Massa menilai pelaksanaan Pilkada diwarnai kecurangan. Aksi mereka mendapat pengawalan dari ratusan personel polisi.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Massa pendukung nomor 1 demo desak KPU Takalar hentikan rapat pleno
Demo di depan kantor KPU Takalar. ©2017 merdeka.com/salviah ika padmasari

Massa pendukung pasangan Pilkada Takalar nomor urut satu Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim mendatangi kantor KPU di Jalan Mallongtarang Daeng Marong, Kabupaten Takalar, Sulsel, Rabu (22/2). Mereka menuntut KPU setempat untuk menghentikan rapat pleno rekapitulasi, penghitungan dan penetapan hasil suara Pilkada.Tuntutan penghentian rapat tersebut karena massa menilai Pilkada sepekan lalu cacat hukum, lantaran adanya temuan pemilih siluman berjumlah 5.486 orang, ditambah lagi temuan ada pemilih yang dua kali mencoblos di dua TPS berbeda, juga soal temuan pemilih di bawah umur.Massa tertahan di sebelah kanan kantor KPU Takalar, sekira 50 meter karena diadang ratusan polisi termasuk personel Brimob Polda Sulsel bersenjata lengkap di-backup personel TNI. Dua anjing K9 ikut berjaga di depan kawat barrier.Sudah berjam-jam massa ini bertahan diisi dengan orasi bergantian, namun pihak KPU Takalar belum ada yang keluar memberikan penjelasan soal rapat rekapitulasi yang mereka inginkan untuk dihentikan.Rapat rekapitulasi dan unjuk rasa di depan kantor KPU Takalar ini dipantau Wakapolda Sulsel Brigjen Polisi Gatot Eddy Pramono dan Kapolres Takalar AKBP Iskandar. khusus di dekat kawasan kantor KPU Takalar ini dikawal ketat 600 personel pengamanan baik dari Polri maupun TNI."Kita berharap tidak ada yang berlaku anarkis. Kalau ada yang diprotes, ada jalur hukum yang bisa dilalui," kata Gatot Eddy Pramono.

Rekomendasi