Kakak beradik yang bunuh diri diduga bukan karena urusan ekonomi

Ferdinand menjelaskan, faktor kedekatan bisa menyebabkan seseorang mengikuti apa yang dilakukan orang lain.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Kakak beradik yang bunuh diri diduga bukan karena urusan ekonomi
Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Dalam kasus tewasnya kakak beradik di Pancoran Mas Depok, Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo berpendapat, ada faktor kuat selain dugaan masalah keuangan.

Menurutnya, faktor komunikasi yang kurang baik lebih menonjol dibanding faktor finansial. "Bagaimana komunikasi keduanya dengan orang tuanya. Saya melihat lebih cenderung ke arah itu (komunikasi)," kata Ferdinand, Sabtu (26/3).

Dia berpendapat, saat ini banyak orang yang mengalami kesulitan ekonomi tetapi mereka tidak kemudian bunuh diri untuk mengatasi persoalan. Namun, dia tidak menampik bahwa finansial bisa memicu seseorang bertindak demikian.

"Sepertinya ada cita-cita atau keinginan mereka di masa depan, namun untuk meraihnya memerlukan dana," jelasnya.

Ditanya mengapa kakak adik ini sampai kompak untuk bunuh diri, Ferdinand menjelaskan, faktor kedekatan bisa menyebabkan seseorang mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Ketika saudaranya merasakan kesakitan atau kesulitan maka hal itu pula yang dirasakannya.

"Hubungan darah yang dekat pun menjadikan keduanya merasa saling merasakan penderitaan," pungkasnya.

Rekomendasi