Indonesia Festival 2015 yang digelar Kementerian Pariwisata cukup berhasil menjaring sejumlah pengunjung di Penang, Malaysia. Tak hanya penduduk lokal, para wisatawan asing juga penasaran dengan budaya yang ditampilkan dari panggung utama.
Berbagai tarian, mainan Indonesia dan lagu-lagu yang dibawakan sejumlah pemuda kreatif asal Bandung dan Malang sukses mencuri perhatian warga Malaysia. Pengunjung mendekat dan berinteraksi langsung. Bahkan, mereka tak segan mengabadikan dan ikut berfoto.
Pantauan merdeka.com, selain menyaksikan pertunjukan yang disajikan pemerintah Indonesia, mereka juga antusias mencicipi masakan khas Indonesia. Sejumlah stand yang disiapkan panitia, dipenuhi pengunjung.
"Ayam penyet paling laku di sini. Selain ayam, ada juga soto, mie ayam, gudeg, sate ayam. Harganya kisaran 10 sampai 12 ringgit," ungkap pedagang tradisional asal Indonesia, Mak Sarti saat ditemui merdeka.com di Padang Esplanade, Penang, Malaysia.
Kehadiran sejumlah talent yang ikut mengisi acara dengan pakaian tradisional yang dibawa langsung dari Indonesia, juga berhasi menarik perhatian pengunjung. Tak jarang mereka mengajak berswafoto, tak sedikit pula yang ikut dalam barisan pawai dan berkeliling di tengah lapangan bersama-sama.
Warga Amerika Serikat, Jannah yang sedang berkunjung ke Malaysia juga tertarik melihat secara langsung kemeriahan yang disajikan. Dia mengaku ingin kembali mengunjungi Indonesia.
"Mereka bisa saling mengisi satu sama lain, dan melakukannya bersama-sama. Saya datang ke sini untuk melihat apa yang terjadi," sahutnya.