Siang ini paman Falya Raffani Blegur, Yusuf Blegur mendatangi Polda Metro Jaya. Kedatangannya untuk menjadi saksi kasus dugaan malapraktik RS Awal Bros yang menimpa ponakannya.Kepada awak media, Yusuf mengaku bahwa pihak RS Awal Bros pernah memberikan penawaran uang damai sebesar Rp 150 juta agar kasus dugaan malapraktik yang menewaskan Falya tidak diperpanjang."Dari rumah sakit itu ada penawaran jangan sampai masalah ini tersebar luas. Dan ada bentuk perhatian secara uang duka sebesar Rp 150 juta dari pihak Awal Bros kepada keluarga sekitar tanggal 7 November lalu," kata Yusuf ketika datang ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/11).Yusuf yang mewakili pihak keluarga menghadiri pertemuan dengan pihak RS mengatakan pihaknya tidak mengambil uang tersebut. Keluarga hanya ingin mendapat kejelasan terkait meninggalnya Falya."Namun hasil pertemuan dengan keluarga yang saya wakili langsung dengan pihak RS dan suku dinas kesehatan Bekasi, kami sekeluarga menolak uang itu. Kami hanya meminta penjelasan secara medis dan keterangan sebenar-benarnya, kenapa Falya menurun dan kritis sampai meninggal," lanjutnya.Yusuf menambahkan kedatangannya kali ini untuk memberikan keterangan soal perawatan Falya yang dinilai tidak sesuai standar pelayanan. Dia melihat RS lamban menyikapi penurunan kondisi bocah berusia satu tahun dua bulan itu. "Seputar keberadaan di RS Awal Bros, mulai dari perawatan hingga masuk ICU sampai meninggal. Dalam saat kondisi pasien memburuk, penanganan RS sangat lamban," tambahnya.
Keluarga Falya ngaku RS Awal Bros tawarkan uang damai Rp 150 juta
Namun uang Rp 150 juta itu ditolak pihak keluarga. Mereka hanya minta penjelasan kenapa Falya bisa meninggal.
Advertisement
Rekomendasi