Bila tak ada aral melintang, acara pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Putri Solo 2009, Selvi Ananda, bakal digelar pada 11 Juni mendatang. Tetapi sampai saat ini pihak kepolisian masih menunggu koordinasi dengan pihak Istana dan Pasukan Pengamanan Presiden soal protokol dan keamanan.Pernyataan itu dikemukakan Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Lutfi kepada wartawan di Solo, Rabu (20/5). Dia mengatakan, pengamanan dilakukan sesuai dengan prosedur tetap pengamanan pimpinan negara. Menurutnya, pengamanan dilakukan secara berlapis mulai dari pasukan pengaman presiden (Paspampres), TNI dan Polri."Pengamanan akan kami lakukan sebelum hari H pernikahan. Memang belum ada koordinasi apa pun, kami masih menunggu," kata Lutfi.Pengamanan, lanjut Ahmad, juga akan difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas yang akan dilintasi para tamu undangan. Sejauh ini, dia mengaku belum memetakan jalur mana saja yang menjadi prioritas."Seluruh wilayah akan kami amankan, semua menjadi prioritas. Tapi kami masih menunggu koordinasi," ujar Lutfi.Menurut Lutfi, Polresta Solo rencananya akan menerjunkan 628 personel guna mengawal acara itu. "Kami akan mengerahkan seluruh personel yang ada di Polresta Solo. Ada 628 anggota untuk pengamanan acara pernikahan putra presiden nanti," ucap Ahmad.
Kawal pernikahan anak Jokowi, Polres Solo masih tunggu kabar Istana
Polresta Solo menyiagakan lebih dari 600 personel buat mengawal pernikahan Gibran-Selvi.
Rekomendasi