Bulan lalu, tepatnya pada Jumat (27/2) malam sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Cimahi Bandung, geger dengan kecelakaan tragis seorang mahasiswa. Mahasiswa tersebut diketahui atas nama Firman Nurhidayat (21) yang kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Fakultas Teknik Mesin.Tragisnya kecelakaan tersebut, Firman terseret sejauh 30 km oleh pengemudi mobil Honda Honda City bernopol D 1347 UI. Sebelumnya, Firman hendak menyalip mobil tersebut namun motor Yamaha Vega D 6024 SJ D tersenggol oleh motor lain dari arah berlawanan.Akibatnya, Firman terpental dan jatuh ke depan mobil Honda City tersebut dan tubuhnya pun terseret hingga berpindah ke bagian belakang mobil. Warga yang melihat peristiwa itu mencoba menghentikan laju mobil, namun sopirnya malah tancap gas dan kabur tak menghiraukan teriakan wara.Yana pengemudi mobil Honda City membantah dirinya ingin kabur, justru dia mau mencari tempat yang aman karena banyak massa yang meneriakinya."Katanya ada orang di mobil. Saya mau lapor juga sebenarnya ke pos," kata Yana saat ditemui di sela pemeriksaannya di Polresta Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (28/2).
Advertisement
Dia mengakui saat itu situasi memang membuatnya takut. Semula, kata dia, cuma beberapa orang yang mendekati mobilnya, tapi semakin lama bertambah ramai.Yana pun langsung dijadikan tersangka, dan dikenakan pasal berlapis. Dia dikenakan pasal 310 ayat 4 dan 312, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.Dan pada Selasa (10/3), rekonstruksi kecelakaan maut tersebut dilakukan. Reka ulang itu dimulai di Jalan Kebon Kopi, Bandung tempat kecelakaan itu berlangsung.Pengemudi mobil Honda City nopol D 1347 UI yang menyeret Firman hingga 30 kilometer itu diperankan sendiri oleh Yana (43). Begitu juga dengan penumpang mobil diperankan Wiwin yang tak lain teman perempuan Yana. Adapun korban Firman dilakukan dengan pemeran pengganti.Rekonstruksi disaksikan warga sekitar. Jalan Kebon Kopi, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan ditutup kepolisian. Akibatnya jalan sekitar macet.
Advertisement
Dalam adegan tersebut Firman yang menggunakan sepeda motor Yamaha Vega D 6024 SJ D terlihat mengemudikan seorang diri. Di adegan satu Firman yang menyalip Honda City bersenggolan dengan sepeda motor yang datang dari lawan arah.Nah, dari situlah motor oleng dan terbanting ke depan. Adegan tiga sampai empat, posisi Firman sudah berada di depan mobil. Tangannya sesekali melambaikan ke atas sebagai simbol minta tolong. Barulah, di adegan ke lima mobil itu mulai tancap gas.Firman yang semula diperankan pemeran pengganti diganti dengan boneka. Sebab adegan enam dan tujuh memperlihatkan bagaimana mahasiswa jurusan teknik mesin angkatan 2013 itu terseret.Kemudian di adegan ke delapan badan Firman sudah berada di belakang mobil. Tubuhnya menggelayut dengan posisi telungkup. Bagian pakaiannya ada yang menyangkut di bawah mobil.Ada dua saksi di belakangnya yang menggunakan sepeda motor meneriaki Yana untuk menghentikan laju mobil. Adegan itu ada 9-10. Yana bergeming. Dia tetap tancap gas meski diduga sadar ada orang yang berada di bawah mobilnya.
Advertisement
10 Adegan diperankan di Jalan Kebon Kopi tersebut. Kemudian rekontruksi pindah ke pintu gerbang Tol Pasir Koja Bandung.Dalam reka ulang tersebut, banyak warga yang hadir ingin menyaksikan secara langsung peristiwa nahas itu. Caci maki dilontarkan kepada pria bertubuh tambun tersebut."Aduh itu ko orang ada di bawah mobil bukannya berhenti," celetuk warga yang menyaksikan rekonstruksi, Selasa (10/3).Banyak warga beranggapan jika mobil itu tidak kabur, nyawa Firman pasti terselamatkan. "Berhenti atuh, itu teh orang bukan boneka. Kalau berhenti mah moal paeh eta jelema (kalau berhenti enggak akan mati itu orang)," terangnya.Sorakan warga terus tertuju pada Yana yang menggunakan tutup kepala itu. Adapun teman wanitanya tetap berada di samping kendalinya. Sedangkan Firman digantikan dengan pemeran lain. Ketika terseret pemeran diganti dengan boneka.