Sebagai wujud tanggung jawab seorang suami terhadap keluarga, secara simbolik KPH Notonegoro memberikan uang receh dan beras kepada GKR Hayu dalam upacara Tampa Kaya dan Dahar Klimah, di rangkaian acara royal wedding keraton, Bangsal Kasatriyan, Yogyakarta.Do upacara tersebut, GKR Hayu duduk di bawah, sementara KPH Notonegoro duduk di kursi. GKR Hayu yang duduk menerima beras yang dibungkus dengan kain dan juga uang receh. Beras dan uang receh tersebut harus disimpan oleh GKR Hayu. Setelah itu keduanya memanjatkan doa bersama, agar selalu dilimpahi rezeki oleh Tuhan.Setelah memberikan beras dan uang receh, KPH Notonegoro menyuapi GKR Hayu dengan nasi kuning sebagai tanda seorang suami memberikan kehidupan kepada keluarganya. Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Ibunda GKR Hayu, GKR Hemas. Tampak raut muka GKR Hemas tersenyum, melihat putri keempatnya disuapi oleh suaminya untuk pertama kali.Setelah tiga kali menyuapi GKR Hayu, mereka berdua makan bersama dengan suapan ganjil. Pasalnya angka ganjil dipercaya mampu menolak bala. Keduanya lalu beranjak meninggalkan Bangsal Kasatriyan didampingi oleh GKR Hemas dan juga keluarga dekat GKR Hayu.
Royal wedding keraton, KPH Notonegoro beri GKR Hayu uang receh
Selain itu, Notonegoro juga memberi beras kepada Hayu.
Advertisement
Rekomendasi