Lapas bermasalah, 2 Kakanwil Kemenkum HAM diganti

Dalam pergantian pejabat di lingkungan Kemenkum HAM kali ini, tercatat ada 16 Kakanwil yang diganti.

Aryo Putranto Saptohutomo
Lapas bermasalah, 2 Kakanwil Kemenkum HAM diganti
Lapas Tanjung Gusta. ©2013 Merdeka.com/Yan M.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) resmi melantik Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sumatera Utara, I Wayan Sukerta, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM DKI Jakarta, Rusdianto. Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, membantah pergantian itu terkait dengan insiden kerusuhan di dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sumatera Utara, yakni Lapas Tanjung Gusta dan Lapas Labuhan Ruku, serta ribut-ribut soal peredaran narkoba di Lapas Narkoba Cipinang."Kalau di wilayah memang ada penyegaran, tapi tidak dikait-kaitkan dengan yang kemarin. Yang pasti Lapas-Lapas kelas 1 ada penguatan-penguatan," kata Denny lepada wartawan usai pelantikan pejabat eselon II, di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Rabu (28/8).Namun, saat ditanya soal praktik yang dimaksud dengan penguatan itu, Denny tidak menjawabnya secara jelas."Ya melaksanakan tugasnya lebih baik lagi. Lebih sukses lagi," ujar Denny.Dalam pergantian pejabat di lingkungan Kemenkum HAM kali ini, tercatat ada 16 Kakanwil yang diganti. Sementara itu, ada delapan kepala lembaga pemasyarakatan turut digeser. Antara lain Kepala Lapas Cipinang, Semarang, Bandar Lampung, Tangerang, Palembang, Batu-Nusakambangan, Cirebon, dan Medan.Denny mengatakan, para pejabat yang dilantik hari ini adalah unggulan. Menurut dia, mereka yang terpilih adalah peringkat teratas dan berhasil melalui berbagai ujian."Kita sekarang memastikan betul yang dipilih itu berdasarkan peringkat. Jadi yang paling tinggi nilainya, posisinya paling tinggi nilainya," ujar Denny.

Rekomendasi