Purwadi Kurniawan (19), teman sekaligus kakak kelas Febri (18) di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti mengenalnya sebagai orang yang tidak suka bikin ulah. Nama Febri santer diperbincangkan karena mengaku sebagai anak jenderal, dan memaksa petugas untuk membuka palang pintu jalur Transjakarta. "Si Febri itu bukan anak yang suka macam-macam kok. Selama kenal sama dia, enggak pernah dia kena masalah, enggak pernah bikin ulah juga," ujar Purwadi kepada merdeka.com, Rabu (31/7).Terkait tindakan Febri yang memaksa masuk ke jalur Transjakarta, Purwardi mengatakan, mahasiswa jurusan akutansi angkatan 2010 itu mengaku terpaksa karena dia terdesak jadwal ujian. Purwardi menambahkan, saat ini, remaja berbadan tambun itu tengah mengikuti semester pendek."Pas beritanya sudah ramai di media, saya tanya sama dia, kenapa sampai masuk jalur busway, dia bilang sudah kepepet jam ujian, makanya dia masuk jalur busway," ujar Purwardi.Purwadi juga membenarkan kalau Devi Suharton yang mendatangi Polda Metro Jaya, adalah ayah Febri."Itu benar bapaknya Febri. Memang orangnya agak pendek, beda dengan Febri yang gemuk. Sebelumnya saya sudah dua kali ketemu sama bapaknya Febri," pungkas mahasiswa jurusan akuntansi itu.
Febri 'anak jenderal' paksa masuk jalur busway karena mau ujian
Senior Febri di Universitas Trisakti mengatakan 'anak jenderal' itu sedang ikut semester pendek.
Advertisement
Rekomendasi