Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Tjatur Sapto Edy, enggan memberikan pernyataan kepada para wartawan, usai diperiksa tiga jam lebih hari ini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dia pun berkelit, dan mengatakan tidak ditanyai terkait pengurusan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID).
"Nggak, nggak ada ditanyakan soal itu (DPID)," kata Tjatur kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/3).
Alih-alih menjawab pertanyaan soal kasus DPID, Wakil Ketua Komisi III DPR itu mengaku sempat berbincang dengan pihak KPK soal kebutuhan gedung lembaga antikorupsi itu.
"Habis pemeriksaan, saya ngobrol soal gedung. KPK meminta masukan soal gedung yang kurang," kata Tjatur.
Saat didesak soal pemeriksaan kasus DPID, Tjatur tetap tidak mau buka mulut. Dia pun hanya menjawab sekadarnya.
"Saya ditanya satu saja. Kenal enggak dengan tersangka HAS. Saya jawab enggak kenal," ujar Tjatur.
Tjatur pun nampaknya enggan menanggapi pertanyaan wartawan. Dia lebih memilih bergegas keluar dari Gedung KPK. "Sudah, sudah. Mau nanya apa lagi," ujar Tjatur.
Saat ditanyai hingga keluar Gedung KPK, Tjatur memilih bungkam. Sesampainya di luar gedung, dia langsung masuk ke mobil Toyota Kijang Innova hitam bernomor polisi B 1606 HFZ, dan langsung pergi.