Motif pembunuhan yang dilakukan Eko Budianto (50) terhadap anak kandungnya, Krisnanda Mega Pratama (26) warga Dusun Taman Asri, Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis Ponorogo Jawa Timur (6/2) berhasil diungkap polisi. Sang ayah Eko Budianto membunuh Mega Pratama karena jengkel atas tingkah anaknya yang di luar batas. "Pengakuan bapaknya dia melakukan pembunuhan tersebut karena jengkel atas tingkahnya yang sudah di luar batas. Saat melakukan pembunuhan dia dibantu teman korban Amru Nasruddin (26) pada Rabu (06/02) sekitar pukul 03.00 dini hari," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo AKP Misrun pada www.merdeka.com, via telepon, Rabu (13/2).Menurut Misrun, saat dibunuh korban sedang tidur. "Pelaku utamanya tetap bapaknya yang menusuk pisau ke dada kirinya beberapa kali hingga akhirnya tewas, sedangkan peran Nasruddin hanya memegangi kaki korban," tambah MisrunMasih menurut Misrun, setelah dibunuh, korban selanjutnya dibawa ke Kali Keyang, yang tak jauh dari rumahnya. Kedua pelaku menggantung tubuh Mega dengan pelepah pisang agar terkesan bunuh diri.Mega diketahui sebagai mahasiswa jurusan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Sementara Eko adalah pensiunan Kepala Desa Karanggebang.
Bekas lurah bunuh anak kandung, tusukkan pisau saat korban pulas
Pengakuan bapaknya, membunuh anaknya karena jengkel.
Advertisement
Rekomendasi