KPK kecewa kesaksian Rosa

Rosa tidak berani membeberkan siapa saja yang terlibat dalam proyek penganggaran di Kemendiknas dan Kemenpora.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
KPK kecewa kesaksian Rosa
Mindo Rosalina Manulang. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kecewa dengan kesaksian Mindo Rosalina Manulang di Pengadilan Tipikor Jakarta. Mindo hari ini menjadi saksi dalam sidang Angelina Sondakh.Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, kesaksian Rosa hari ini tampak mengecewakan. Johan merasa kecewa karena Rosa tidak berani membeberkan di persidangan pihak-pihak siapa saja yang terlibat dalam proyek penganggaran di Kemendiknas dan Kemenpora. Khususnya, para anggota dewan di Senayan yang ikut dalam pembahasan proyek tersebut."Itu dia melupakan janji dia dulu setelah berkerja sama dengan LPSK sampai dibawa ke safe house," ujar Johan, di Gedung KPK, Kamis (11/10).Johan mengatakan, Rosa yang dulu berjanji akan membongkar semua pihak yang ia ketahui terlibat ternyata tidak juga berani. Kendati demikian, Johan pun memaklumi jika Rosa merasa dalam tekanan."Menjadi pertanyaan kami kalau dia merasa terancam sehingga tidak mau membeberkan," ujarnya.Dalam kesaksiannya hari ini, Rosa Manulang tidak berani mengungkap siapa saja yang menjadi calo anggaran di tiap Komisi di DPR. Dia mengaku hal itu tidak ada hubungannya dalam persidangan terdakwa Angelina Patricia Pingkan Sondakh hari ini."Tidak ada hubungannya dengan persidangan hari ini yang mulia. Saya tidak berani yang mulia," kata Rosa dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (11/10).Saat itu, hakim anggota Hendra Yospin Alwi mendesak Rosa mengungkap siapa saja orang yang menjadi calo anggaran di tiap komisi di DPR. "Pengadilan ini bukan hanya soal persidangan hari ini. Hal ini buat mengungkap siapa saja pelakunya supaya di kemudian hari tidak terjadi lagi dan sistemnya diperbaiki," kata Hakim Hendra.Hakim Hendra juga sempat bertanya soal istilah Apel Malang dan Semangka dalam menyebut uang suap. "Semangka itu maksudnya rupiah yang mulia," ujar Rosa. Menurut Rosa, itu adalah bahasa kode dari Muhammad Nazaruddin, pemilik PT Anak Negeri dan pimpinan Grup Permai.Rosa mengakui memberi uang sebesar Rp 15 miliar kepada Angie, sapaan Angelina, pada Maret 2010 sampai November 2011 sebagai imbalan dalam penggiringan pembahasan anggaran proyek di Kementerian Pendidikan Nasional. Menurut Rosa, uang itu tidak hanya dinikmati Angie, tapi dibagi kepada salah satu rekannya di Komisi X, I Wayan Koster.

Rekomendasi