Ratusan warga di Bogor demo tuntut Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud dibubarkan
Merdeka.com - Warga dari berbagai desa di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, demonstrasi menolak keberadaan Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud, Senin (18/9).
Warga menilai, pondok pesantren yang berada di Kampung Jami, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, itu telah membuat warga resah.
Sambil membentangkan spanduk bertuliskan penolakan terhadap ponpes tersebut, massa terus berteriak.
Ratusan warga itu kemudian mencoba merangsek masuk ke dalam ponpes. Namun upaya itu dapat dicegah aparat kepolisian.
"Usir Ibnu Mas'ud, kami tidak rida keberadaan mereka di sini. Kampung kami disebut kampung teroris," teriak salah satu warga.
Sementara itu, Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky yang berada di lokasi berusaha menenangkan massa. Di depan pengeras suara, Dicky meminta agar warga dapat menahan diri dan bersabar.
"Semuanya tolong tenang. Pemerintah daerah bersama MUI akan bermusyawarah memutuskan keberadaan Ibnu Mas'ud. Jadi, semuanya harap tenang dulu," kata Dicky.
Sebelumnya, aksi dan kecaman warga juga sempat dilayangkan kepada Ponpes Ibnu Mas'ud saat terjadi peristiwa pembakaran umbul-umbul merah putih, Rabu (16/8).
Warga kemudian menuntut pertanggungjawaban atas tindakan pembakaran umbul-umbul merah putih yang dilakukan oleh seorang pengurus ponpes. Warga juga menuntut agar keberadaan lembaga pendidikan penghafal Alquran itu dibubarkan. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya