Ratusan Bangkai Babi yang Dibuang ke Sungai di Medan Diduga Terjangkit Hog Cholera

Kamis, 7 November 2019 00:08 Reporter : Yan Muhardiansyah
Ratusan Bangkai Babi yang Dibuang ke Sungai di Medan Diduga Terjangkit Hog Cholera Bangkai babi dibuang ke sungai di Medan. ©2019 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Banyaknya bangkai babi yang dibuang ke sungai di Medan sekitarnya diduga kuat terkait wabah hog cholera di sejumlah wilayah di Sumut. Babi yang mati akibat penyakit itu ditengarai dibuang pemiliknya ke sungai.

"Kalau dugaan kuat sementara ini, karena ini yang berkembang, kita menduga itu masih hog cholera. Namun untuk pembenarannya itu nanti kita tunggu hasil lab. Setelah hasil lab keluar nanti kita nyatakan apa yang sebenarnya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, M Azhar Harahap, Rabu (6/11).

Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut telah turun lokasi penemuan ratusan bangkai babi, seperti di hilir Sungai Bederah, Medan Marelan. Mereka melakukan pengamatan dan pengambilan sampel untuk diperiksa di laboratorium. Berdasarkan pengamatan di lapangan, kuat dugaan babi-babi itu terjangkit hog cholera, kemudian dibuang pemiliknya ke sungai.

Dugaan ini diperkuat dengan berjangkitnya wabah hog cholera atau kolera babi di 11 kabupaten/kota di Sumut. Sebelas daerah itu yakni: Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan (Humbahas) Deli Serdang, Kota Medan, Kabupaten Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.

"Sudah terjadi kasus kematian sebanyak 4.682 ekor dari 11 kabupaten/kota," jelas Azhar.

1 dari 1 halaman

Dinas Pangan Sumut Minta Bangkai Dikubur

Pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut sebelumnya telah menerbitkan surat edaran guna mencegah pembuangan babi dan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Bangkai itu harus dikubur untuk mengantisipasi penyakit dan gangguan pada ketentraman masyarakat.

"Kita sudah membantu penanganan dalam rangka pengendalian wabah hog cholera termasuk pemberian vaksin pada petugas untuk vaksin hewan yang sehat," sebut Azhar.

Dia juga berharap agar warga tidak panik dengan kejadian ini. Menurutnya, hog cholera hanya menular dari babi ke babi.

Sebelumnya, warga Medan diresahkan dengan ditemukannya ratusan bangkai babi di Sungai Bederah. Bangkai babi juga ditemukan di sungai-sungai lain. [bal]

Baca juga:
Masuk Rumah, Babi Hutan Dibacok Warga di Bogor
Jual Satai Padang Pakai Daging Babi, 2 Pedagang Ditangkap
Oplos Daging Sapi dengan Babi, Dua Pedagang di Gunungkidul Diciduk Polisi
Menyambut Natal, Lechon Jadi Hidangan Favorit Warga Filipina
Pasang jerat babi malah kena manusia, 3 pria di Inhil diciduk polisi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini