PVMBG terbangkan drone ambil sampel gas dari Gunung Agung
Merdeka.com - Semburan gas mulai muncul dari kawah Gunung api Agung Karangasem Bali, Minggu (19/11). Pihak PVMBG langsung mengambil sampel terkait ini.
Pihaknya bekerjasama dengan tim Aero Terrascan Bandung untuk mengambil gambar udara kondisi kawah gunung Agung dengan misi utama yakni mengambil sample gas yang berhembus di kawah Gunung Agung.
Dikatakan Umar Rosidi, salah satu staf ahli vulkanologi PVMBG menyebutkan jika sudah sejak pagi hari tim Aero Terrascan dan PVMBG sudah tiba di Lapangan Umuk Kecamatan Selat, guna melakukan berbagai persiapan dalam rangka penerbangan Drone.
Di tengah cuaca di atas ketinggian yang kurang mendukung, tim tetap berupaya menerbangkan drone.
"Drone berhasil terbang, hanya saja tidak mampu mencapai areal kawah, sebaliknya drone hanya berputar di atas ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, sebelum akhirnya drone jenis AI 450 itu kembali kelandasan. Pengaruh cuaca lagi tidak mendukung saat ini," kata Umar Rosidi, Minggu (19/11).
Menurut dia, tim mencoba melakukan penerbangan drone hingga dua kali sampai sore hari.
"Misi penerbangan drone ini untuk mengambil sample gas hembusan kawah, seperti CO2 (Karbondioksida), XO2 (Sulfurdioksida), serta H2O (Uap air). Saat penerbangan pertama, alat sensor gas hanya peroleh uap air," tegasnya.
Dijelaskannya, Tim Aero Terrascan sudah dua kali terbangkan drone tapi gagal mendapatkan sample gas yang diinginkan, dan ketika akan mencoba untuk yang ketiga kali terpaksa urung dilakukan lantaran cuaca makin memburuk.
Lanjut dia, sebenarnya untuk drone sekelas AI 450 yang sudah pernah terbang menembus langit diketinggian 20 kilometer diatas permukaan laut. Menurutnya semestinya bisa dengan mudah mengambil sample gas di kawah dengan ketinggian 3.500, hanya saja kemarin cuaca sangat tidak bersahabat, dan baterai sudah mulai melemah.
"Waktu penerbangan sebelumnya memang sudah sampai di atas kawah, cuma belum mendapatkan sampel gas karena pesawat saat itu tidak disertai kamera, sehingga kita tidak bisa memastikan apakah pesawat sudah terbang di atas kawah atau tidak," ungkapnya.
Pihaknya pun berharap cuaca segera membaik sehingga pada penerbangan selanjutnya yang direncanakan besok (Senin) bisa terbang di atas ketinggian 3.300 MDPL dan bisa mengambil sample gas untuk bisa dianalisis kandungannya oleh PVMBG.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya