Puting beliung melanda kawasan Lambeyan Magetan, 3 rumah rusak parah
Merdeka.com - Angin puting beliung terjadi di Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Peristiwa itu merusak tiga bangunan rumah milik warga dan menimbulkan kerugian material puluhan juta rupiah.
Data BPBD Kabupaten Magetan, tiga rumah warga yang roboh akibat bencana tersebut adalah milik Kadimin yang rusak bagian dapurnya, milik Sisno yang roboh bagian teras, dan Marni yang mengalami kerusakan di bagian dapurnya.
"Selain itu, lima rumah milik warga desa setempat juga mengalami rusak ringan. Yakni genting di bagian atap pada berhamburan tertiup angin," ujar anggota Babinsa Desa Dukuh, Sertu Sujianto kepada wartawan. Demikian dikutip dari Antara, Senin (30/1).
Menurut dia, bencana angin puting beliung tersebut melanda Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan pada Minggu (29/1) petang saat hujan deras mengguyur kawasan setempat. Namun, upaya evakuasi dan pembersihan material bangunan rumah yang roboh baru dilakukan pada Senin pagi.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat dan BPBD Magetan untuk melakukan evakuasi dan bergotong-royong membantu korban bencana alam. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.
"Hingga Senin siang, warga dibantu petugas dari instansi terkait melakukan kerja bakti membersihkan material bangunan rumah milik korban," kata dia.
Warga juga melakukan pelaporan ke petugas PLN, karena bencana angin puting beliung juga memutuskan aliran listrik di desa tersebut akibat sejumlah pohon tumbang mengenai kabel di tiang listrik.
Sementara, korban rumah roboh, Kadimin, mengatakan, saat kejadian, ia dan anggota keluarganya yang lain sedang bersantai di ruang tamu bagian depan rumah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh angin dari belakang rumah.
"Tidak lama setelah itu, terdengar suara bangunan rumah roboh di belakang rumah. Kami juga sempat berlari keluar rumah karena takut. Saat dilihat, ternyata dapur kami sudah rata dengan tanah," kata Kadimin.
Selain bangunan dapur yang roboh, sejumlah peralatan memasak juga rusak tertimpa reruntuhan material. Kerugian warga yang rumahnya roboh rata-rata mencapai mencapai Rp 10 juta.
Menurut BPBD Magetan, bencana angin puting beliung baru pertama kali terjadi di wilayah Kecamatan Lembeyan. Meski demikian, warga tetap diminta waspada karena curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya